alexametrics
25.6 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Pemkab Magetan Wacanakan Bangun Hutan Bambu di Sukomoro

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan tak mau kalah dari swasta dalam membuka destinasi wisata baru. Mereka berencana membangun objek wisata berkonsep ekowisata hutan bambu di Tinap, Sukomoro. ‘’Tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Kamis (12/5).

Kang Woto -sapaan akrab Suprawoto- mengungkapkan, wacana pembangunan hutan bambu salah satunya bertujuan memperbaiki ekosistem alam di Magetan. Diketahui, bambu berfungsi menjaga ekosistem air tanah. Pun dapat menyerap air hujan dua kali lebih baik dibanding tanaman lain. ‘’Akar rimpangnya rapat dan kuat, sehingga dapat menjaga kestabilan tanah dengan baik,’’ ujarnya.

Bupati menambahkan, hutan bambu dapat mengurangi emisi karbon dan mencegah pemanasan global. Juga sebagai ruang terbuka yang asri dan hijau. ‘’Orang berkunjung ke Magetan semakin punya banyak pilihan destinasi wisata untuk dikunjungi,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Magetan Darurat Korona

Selain itu, tanaman bambu dipilih karena merupakan ikon dari Kabupaten Magetan. ‘’Diharapkan calon destinasi wisata baru ini dapat mengundang lebih banyak wisatawan datang ke Magetan,’’ tuturnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan tak mau kalah dari swasta dalam membuka destinasi wisata baru. Mereka berencana membangun objek wisata berkonsep ekowisata hutan bambu di Tinap, Sukomoro. ‘’Tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Kamis (12/5).

Kang Woto -sapaan akrab Suprawoto- mengungkapkan, wacana pembangunan hutan bambu salah satunya bertujuan memperbaiki ekosistem alam di Magetan. Diketahui, bambu berfungsi menjaga ekosistem air tanah. Pun dapat menyerap air hujan dua kali lebih baik dibanding tanaman lain. ‘’Akar rimpangnya rapat dan kuat, sehingga dapat menjaga kestabilan tanah dengan baik,’’ ujarnya.

Bupati menambahkan, hutan bambu dapat mengurangi emisi karbon dan mencegah pemanasan global. Juga sebagai ruang terbuka yang asri dan hijau. ‘’Orang berkunjung ke Magetan semakin punya banyak pilihan destinasi wisata untuk dikunjungi,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Kerusakan Jembatan Klagen di-Cover Belanja Tidak Terduga

Selain itu, tanaman bambu dipilih karena merupakan ikon dari Kabupaten Magetan. ‘’Diharapkan calon destinasi wisata baru ini dapat mengundang lebih banyak wisatawan datang ke Magetan,’’ tuturnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/