alexametrics
24.8 C
Madiun
Monday, July 4, 2022

Sambut Hari Jadi ke-74, Jajaran Pejabat Pemprov Jatim Ziarah Leluhur

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jajaran pejabat Pemprov Jatim menyambut Hari Jadi ke-74 Provinsi Jatim dengan mengingat para leluhur. Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta pejabat pemprov lainnya ketika berziarah ke makam Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo di Kelurahan Kepolorejo, Magetan, Jumat (11/10).

Soerjo merupakan gubernur pertama Jatim. Dia menjabat pada periode 1945–1948. Sebelumnya, Soerjo sempat menjabat bupati Magetan pada 1938–1943.

Semasa hidup, kata Khofifah, Gubernur Soerjo dikenal sebagai sosok pemimpin pemberani dan tegas. Bersama Bung Tomo, dia berusaha mempertahankan kemerdekaan pada 10 November 1945. Dengan menolak menyerah kepada sekutu pasca tewasnya Jenderal AWS Mallaby. ‘’Yang akhirnya diperingati sebagai Hari Pahlawan,’’ katanya.

Gubernur Soerjo juga dianggap berjasa melawan pemberontakan PKI di Madiun pada 1948. Hingga akhirnya, namanya diangkat sebagai pahlawan nasional dan dijadikan sebagai nama jalan utama di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. ‘’Ziarah makam merupakan cara bagi generasi penerus untuk menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa,’’ ujar Khofifah.

Baca Juga :  Mogok Narik Ojek, Mitra Grab Off Bid

Karena itu, dia berharap seluruh warga Jatim, terutama generasi muda, dapat meneladani dan mencontoh aksi berani dan heroik Gubernur Soerjo. ‘’Sekarang ini, ada perang yang lebih dahsyat dan mempunyai efek lebih menghancurkan, yaitu cyber war dan trade war. Ini yang harus diantisipasi, terutama anak muda,’’ paparnya.

Seusai ziarah makam, Khofifah juga memberikan santunan kepada anak yatim dan bingkisan kepada para ahli waris Gubernur Soerjo. ‘’Bangsa yang besar adalah yang bisa menghargai jasa para pahlawannya,’’ ucapnya. (bel/c1/her/adv)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jajaran pejabat Pemprov Jatim menyambut Hari Jadi ke-74 Provinsi Jatim dengan mengingat para leluhur. Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta pejabat pemprov lainnya ketika berziarah ke makam Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo di Kelurahan Kepolorejo, Magetan, Jumat (11/10).

Soerjo merupakan gubernur pertama Jatim. Dia menjabat pada periode 1945–1948. Sebelumnya, Soerjo sempat menjabat bupati Magetan pada 1938–1943.

Semasa hidup, kata Khofifah, Gubernur Soerjo dikenal sebagai sosok pemimpin pemberani dan tegas. Bersama Bung Tomo, dia berusaha mempertahankan kemerdekaan pada 10 November 1945. Dengan menolak menyerah kepada sekutu pasca tewasnya Jenderal AWS Mallaby. ‘’Yang akhirnya diperingati sebagai Hari Pahlawan,’’ katanya.

Gubernur Soerjo juga dianggap berjasa melawan pemberontakan PKI di Madiun pada 1948. Hingga akhirnya, namanya diangkat sebagai pahlawan nasional dan dijadikan sebagai nama jalan utama di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. ‘’Ziarah makam merupakan cara bagi generasi penerus untuk menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa,’’ ujar Khofifah.

Baca Juga :  Getol Bangun Infrastruktur untuk Kerek Ekonomi

Karena itu, dia berharap seluruh warga Jatim, terutama generasi muda, dapat meneladani dan mencontoh aksi berani dan heroik Gubernur Soerjo. ‘’Sekarang ini, ada perang yang lebih dahsyat dan mempunyai efek lebih menghancurkan, yaitu cyber war dan trade war. Ini yang harus diantisipasi, terutama anak muda,’’ paparnya.

Seusai ziarah makam, Khofifah juga memberikan santunan kepada anak yatim dan bingkisan kepada para ahli waris Gubernur Soerjo. ‘’Bangsa yang besar adalah yang bisa menghargai jasa para pahlawannya,’’ ucapnya. (bel/c1/her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/