alexametrics
25.6 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Waswas Gelombang Ketiga Covid-19, Pemkab Magetan Ketati Sektor Wisata

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan tak ingin gegabah melonggarkan seluruh sektor kendati situasi pandemi Covid-19 kini lebih terkendali. Bahkan, mereka ancang-ancang akan menarik rem pengetatan akhir tahun nanti. Mewaspadai potensi peningkatan mobilitas di Bumi Ki Mageti. ‘’Tidak boleh terlalu euforia,’’ kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Magetan Ari Budi Santosa, Jumat (12/11).

Saat ini Magetan masih menyandang level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Beberapa sektor sudah mulai dilonggarkan. Salah satunya pariwisata. Pembukaan itu diiringi sejumlah kebijakan pengetatan seperti pembatasan jumlah pengunjung hingga check in aplikasi PeduliLindungi. ‘’Ada beberapa tempat wisata yang melebihi ketentuan 25 persen, misalnya Mojosemi Forest Park,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Bayi Sugianto-Sudarti Lahir di Tanggal Cantik 22-2-2022

Ari menyebut, pemerintah pusat sejak jauh hari telah memberi peringatan kepada daerah. Magetan dan seluruh daerah lain diminta mengantisipasi gelombang ketiga pandemi yang mungkin akan muncul dari sektor pariwisata. ‘’Kepatuhan seluruh pengelola dan pelaku usaha pariwisata sangat penting untuk mencegah munculnya gelombang ketiga,’’ tegas kepala BPBD itu. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan tak ingin gegabah melonggarkan seluruh sektor kendati situasi pandemi Covid-19 kini lebih terkendali. Bahkan, mereka ancang-ancang akan menarik rem pengetatan akhir tahun nanti. Mewaspadai potensi peningkatan mobilitas di Bumi Ki Mageti. ‘’Tidak boleh terlalu euforia,’’ kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Magetan Ari Budi Santosa, Jumat (12/11).

Saat ini Magetan masih menyandang level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Beberapa sektor sudah mulai dilonggarkan. Salah satunya pariwisata. Pembukaan itu diiringi sejumlah kebijakan pengetatan seperti pembatasan jumlah pengunjung hingga check in aplikasi PeduliLindungi. ‘’Ada beberapa tempat wisata yang melebihi ketentuan 25 persen, misalnya Mojosemi Forest Park,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Test CPNS Banyak yang Lupa Bawa KTP

Ari menyebut, pemerintah pusat sejak jauh hari telah memberi peringatan kepada daerah. Magetan dan seluruh daerah lain diminta mengantisipasi gelombang ketiga pandemi yang mungkin akan muncul dari sektor pariwisata. ‘’Kepatuhan seluruh pengelola dan pelaku usaha pariwisata sangat penting untuk mencegah munculnya gelombang ketiga,’’ tegas kepala BPBD itu. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/