alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Stok Vaksin Sisa 15 Ribu, Pemkab Magetan Tak Tergesa Imunisasi Anak

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia enam hingga 11 tahun urung terealisasi di Magetan. Pasalnya, stok vaksin yang ada hanya sekitar 15 ribu dosis. Sementara jumlah sasaran yang harus disuntik mencapai 64.232 anak. ‘’Kami masih menunggu tambahan alokasi vaksin dari pemerintah pusat,’’ kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Suwantyo, Selasa (14/12).

Rencana imunisasi massal menyasar anak disampaikan Kemenkes pada Minggu (12/12). Pemerintah pusat, kata Suwantyo, meminta seluruh daerah untuk mulai menyuntikkan serum antikorona kepada anak usia enam hingga 11 tahun mulai hari ini. Jenis vaksin yang digunakan hanya Sinovac produksi Bio Farma.

Baca Juga :  Kakek 87 Tahun ini Bertahan Tinggal di Rumah yang Nyaris Roboh

Sayangnya, stok vaksin di Magetan menipis. Hanya tersedia 15 ribu dosis. Itu pun terdiri dari Sinovac dan AstraZeneca. Pun diperuntukkan dosis kedua masyarakat umum serta lansia. ‘’Kami juga belum selesai melakukan pendataan dan persiapan lainnya,’’ beber Suwantyo.

Menurut dia, imunisasi korona terhadap anak penting mengingat saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) terus dilaksanakan. Sementara, korona terus bermutasi hingga belakangan muncul varian baru Omicron. Kekebalan kelompok, sebut Suwantyo, bisa semakin terwujud ketika anak juga mendapat imunisasi. ‘’Kami berharap herd immunity (kekebalan kelompok, Red) dapat terwujud lewat masifnya vaksinasi,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia enam hingga 11 tahun urung terealisasi di Magetan. Pasalnya, stok vaksin yang ada hanya sekitar 15 ribu dosis. Sementara jumlah sasaran yang harus disuntik mencapai 64.232 anak. ‘’Kami masih menunggu tambahan alokasi vaksin dari pemerintah pusat,’’ kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Suwantyo, Selasa (14/12).

Rencana imunisasi massal menyasar anak disampaikan Kemenkes pada Minggu (12/12). Pemerintah pusat, kata Suwantyo, meminta seluruh daerah untuk mulai menyuntikkan serum antikorona kepada anak usia enam hingga 11 tahun mulai hari ini. Jenis vaksin yang digunakan hanya Sinovac produksi Bio Farma.

Baca Juga :  76 Merah Putih Berkibar di Tengah Sawah

Sayangnya, stok vaksin di Magetan menipis. Hanya tersedia 15 ribu dosis. Itu pun terdiri dari Sinovac dan AstraZeneca. Pun diperuntukkan dosis kedua masyarakat umum serta lansia. ‘’Kami juga belum selesai melakukan pendataan dan persiapan lainnya,’’ beber Suwantyo.

Menurut dia, imunisasi korona terhadap anak penting mengingat saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) terus dilaksanakan. Sementara, korona terus bermutasi hingga belakangan muncul varian baru Omicron. Kekebalan kelompok, sebut Suwantyo, bisa semakin terwujud ketika anak juga mendapat imunisasi. ‘’Kami berharap herd immunity (kekebalan kelompok, Red) dapat terwujud lewat masifnya vaksinasi,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/