alexametrics
23.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Talut Kali Gandong Retak, DRPD Magetan Menduga Ada Kesalahan Konstruksi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tanda tanya besar masih berseliweran di kepala Wiling Suyono. Ketua Komisi D DPRD Magetan itu masih tak habis pikir mendapati talut Kali Gandong rusak kurang dari enam bulan sejak selesai dibangun. Padahal, pembangunannya menyedot biaya hingga Rp 26 miliar. ‘’Pasti ada yang salah dengan konstruksinya,’’ ujar Wiling, Minggu (15/5).

Megaproyek yang dimodali duit APBN itu digarap PT Wijaya Karya. Kontraktor pelat merah yang notabene sudah punya nama. Wiling sejatinya enggan berspekulasi terlalu jauh. Dia pun memilih wadul ke pemerintah pusat tentang segala temuannya di lapangan. ‘’Setelah kami lapor pusat, BBWS diminta turun meninjau kerusakan talut,’’ terangnya.

Baca Juga :  Transgender Harus Terekam Data e-KTP

Terlepas dari biang kerusakan talut, Wiling berharap BBWS bertanggung jawab melakukan perbaikan. Kendati tanggung jawab pemeliharaan oleh BBWS sejatinya telah lewat. Dia khawatir nyawa warga sekitar terancam. ‘’Sangat berbahaya kalau tidak segera diperbaiki,’’ tegas politisi PDIP itu.

Bahkan, Wiling mengaku tak sedikit warga yang wadul kepada wakil rakyat. Mereka cemas tempat tinggalnya terdampak bila kerusakan talut semakin parah. Apalagi hujan masih sering mengguyur. ‘’Di sekitar talut ada banyak tempat tinggal warga. Letaknya juga persis di bibir tebing Kali Gandong,’’ ungkapnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tanda tanya besar masih berseliweran di kepala Wiling Suyono. Ketua Komisi D DPRD Magetan itu masih tak habis pikir mendapati talut Kali Gandong rusak kurang dari enam bulan sejak selesai dibangun. Padahal, pembangunannya menyedot biaya hingga Rp 26 miliar. ‘’Pasti ada yang salah dengan konstruksinya,’’ ujar Wiling, Minggu (15/5).

Megaproyek yang dimodali duit APBN itu digarap PT Wijaya Karya. Kontraktor pelat merah yang notabene sudah punya nama. Wiling sejatinya enggan berspekulasi terlalu jauh. Dia pun memilih wadul ke pemerintah pusat tentang segala temuannya di lapangan. ‘’Setelah kami lapor pusat, BBWS diminta turun meninjau kerusakan talut,’’ terangnya.

Baca Juga :  173 CJH Magetan Malam Ini Terbang ke Tanah Suci

Terlepas dari biang kerusakan talut, Wiling berharap BBWS bertanggung jawab melakukan perbaikan. Kendati tanggung jawab pemeliharaan oleh BBWS sejatinya telah lewat. Dia khawatir nyawa warga sekitar terancam. ‘’Sangat berbahaya kalau tidak segera diperbaiki,’’ tegas politisi PDIP itu.

Bahkan, Wiling mengaku tak sedikit warga yang wadul kepada wakil rakyat. Mereka cemas tempat tinggalnya terdampak bila kerusakan talut semakin parah. Apalagi hujan masih sering mengguyur. ‘’Di sekitar talut ada banyak tempat tinggal warga. Letaknya juga persis di bibir tebing Kali Gandong,’’ ungkapnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/