alexametrics
29 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Guru Home Visit di Sela KBM Jarak Jauh

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab memberikan perhatian ekstra kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi. Guru diwajibkan secara periodik melakukan home visit alias kunjungan ke rumah anak didiknya di sela kegiatan belajar mengajar (KBM) jarak jauh.

Tak hanya itu, Universitas PGRI Madiun (Unipma) digandeng untuk memberikan pendampingan tenaga psikolog. ‘’Selama pandemi sudah ada kunjungan 1-2 kali ke rumah,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan Suwata Selasa (14/7).

Kunjungan itu juga diharapkan mampu mengurangi kejenuhan siswa yang sudah sekian lama terpaksa mengikuti kegiatan belajar jarak jauh. ‘’KBM jarak jauh selama pandemi sangat efektif,’’ ujarnya.

Salah satu sekolah inklusi yang menerapkan program home visit adalah SMPN 4 Magetan. Tahun ini, sekolah tersebut memiliki empat siswa berkebutuhan khusus. Meski KBM pada tahun ajaran baru kali ini dilaksanakan secara daring, ada perhatian khusus yang diberikan tenaga pendidik sesuai kebutuhan masing-masing ABK. ‘’Karena kemampuan mereka itu berbeda, harus diperhatikan,’’ pungkasnya. (bel/c1/isd)

Baca Juga :  Bank BRI Tanggap Jalankan Tanggung Jawab

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab memberikan perhatian ekstra kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi. Guru diwajibkan secara periodik melakukan home visit alias kunjungan ke rumah anak didiknya di sela kegiatan belajar mengajar (KBM) jarak jauh.

Tak hanya itu, Universitas PGRI Madiun (Unipma) digandeng untuk memberikan pendampingan tenaga psikolog. ‘’Selama pandemi sudah ada kunjungan 1-2 kali ke rumah,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan Suwata Selasa (14/7).

Kunjungan itu juga diharapkan mampu mengurangi kejenuhan siswa yang sudah sekian lama terpaksa mengikuti kegiatan belajar jarak jauh. ‘’KBM jarak jauh selama pandemi sangat efektif,’’ ujarnya.

Salah satu sekolah inklusi yang menerapkan program home visit adalah SMPN 4 Magetan. Tahun ini, sekolah tersebut memiliki empat siswa berkebutuhan khusus. Meski KBM pada tahun ajaran baru kali ini dilaksanakan secara daring, ada perhatian khusus yang diberikan tenaga pendidik sesuai kebutuhan masing-masing ABK. ‘’Karena kemampuan mereka itu berbeda, harus diperhatikan,’’ pungkasnya. (bel/c1/isd)

Baca Juga :  Hari Ini, Wisma Haji Kota Madiun Difungsikan Jadi RS Lapangan

Most Read

Artikel Terbaru

/