alexametrics
23.5 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Harga Daging Sapi di Magetan Turun, Pedagang Sebut Tak Terpengaruh Wabah PMK

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Harga daging sapi di Pasar Sayur berangsur turun. Meski demikian, sejumlah pedagang mengklaim bahwa penurunan harga tak dipengaruhi oleh penyakit mulut dan kuku (PMK) yang telah terdeteksi di Magetan. ‘’Karena permintaan memang menurun sejak libur Idul Fitri,’’ kata Pairah, pedagang daging sapi di Pasar Sayur, Senin (16/5).

Pairah mengatakan, harga daging sapi mulai turun sejak H+7 Lebaran. Dari semula sekitar Rp 140 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 130 ribu per kilogram. Pun, animo masyarakat terhadap daging sapi relatif normal. ‘’Saya kira banyak yang belum tahu seputar wabah ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Talut Ambrol, Jalan Antardusun Terancam

Di lapak Asih, harga daging sapi juga mengalami penurunan sekitar Rp 10 ribu. Kini dia menjual daging sapi seharga Rp 130 ribu per kilogram. Asih mampu menjual sekitar 60 kilogram daging per hari. ‘’Dulu waktu Lebaran bisa sampai 300 kilogram per hari. Sekarang sudah normal,’’ katanya.

Para pedagang, lanjut Asih, tak dimungkiri mulai diliputi kekhawatiran. Mereka cemas harga daging sapi anjlok menyusul ditemukannya kasus PMK di Magetan. Pedagang berusaha meyakinkan pembeli dengan menjual daging dari rumah potong hewan (RPH) yang diawasi pemerintah. ‘’Semoga wabah PMK segera berakhir karena kami menggantungkan pendapatan dari sini,’’ tuturnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Harga daging sapi di Pasar Sayur berangsur turun. Meski demikian, sejumlah pedagang mengklaim bahwa penurunan harga tak dipengaruhi oleh penyakit mulut dan kuku (PMK) yang telah terdeteksi di Magetan. ‘’Karena permintaan memang menurun sejak libur Idul Fitri,’’ kata Pairah, pedagang daging sapi di Pasar Sayur, Senin (16/5).

Pairah mengatakan, harga daging sapi mulai turun sejak H+7 Lebaran. Dari semula sekitar Rp 140 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 130 ribu per kilogram. Pun, animo masyarakat terhadap daging sapi relatif normal. ‘’Saya kira banyak yang belum tahu seputar wabah ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Bergulirnya Moto3, Mario Suryo Aji Jajal Sirkuit Mandalika

Di lapak Asih, harga daging sapi juga mengalami penurunan sekitar Rp 10 ribu. Kini dia menjual daging sapi seharga Rp 130 ribu per kilogram. Asih mampu menjual sekitar 60 kilogram daging per hari. ‘’Dulu waktu Lebaran bisa sampai 300 kilogram per hari. Sekarang sudah normal,’’ katanya.

Para pedagang, lanjut Asih, tak dimungkiri mulai diliputi kekhawatiran. Mereka cemas harga daging sapi anjlok menyusul ditemukannya kasus PMK di Magetan. Pedagang berusaha meyakinkan pembeli dengan menjual daging dari rumah potong hewan (RPH) yang diawasi pemerintah. ‘’Semoga wabah PMK segera berakhir karena kami menggantungkan pendapatan dari sini,’’ tuturnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/