alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Mario Suryo Aji Sudahi Moto3 Seri Prancis di Posisi 22

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sirkuit Le Mans tak mudah ditaklukkan oleh Mario Suryo Aji. Pembalap asal Magetan itu hanya mampu finis di posisi 22 di seri Moto3 Prancis yang dihelat kemarin (15/5). ‘’Pembalap kami terus berusaha memperbaiki performa,’’ kata Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama.

Balapan Moto3 di Sirkuit Le Mans digelar 22 putaran. Namun, di tengah perjalanan diperpendek menjadi 14 lap. Aspal sirkuit dalam kondisi basah. Tingkat kelembapan mencapai 66 persen dan suhu permukaan 23 derajat Celsius.

Kendati start dari posisi 28, pembalap berjuluk Super Mario itu mampu memperbaiki posisinya. Dia bahkan sempat melesat hingga posisi 13. Sayangnya, balapan sempat dihentikan sementara. Hujan yang turun mengakibatkan banyak pembalap terjatuh.

Setelah balapan diulang, Super Mario terus berupaya merangsek ke barisan depan. Namun, dia akhirnya hanya mampu finis di posisi 22. Kecepatan maksimalnya saat melahap Sirkuit Le Mans mencapai 218,6 kilometer per jam. ‘’Memang cukup disayangkan. Tapi, kita bisa melihat ada peningkatan performa (Super Mario, Red),’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Cari Pengganti Dirtek PDAM Magetan, Kang Woto: Tunggu Putusan Inkracht

Menurut Aoyama, balapan Super Mario di seri Le Mans memang cukup berat. Bahkan, sejak kualifikasi. Pada Sabtu (14/5) lalu Super Mario hanya mencatatkan waktu 1 menit 43,707 detik. Hasil itu memaksa Super Mario start di posisi 28. ‘’Kita harus terus mencoba,’’ ujarnya.

Hasil tersebut menempatkan Super Mario di peringkat 25 klasemen sementara Moto3 dengan perolehan dua poin. Meski bukan hari terbaik baginya, pembalap bernomor 64 itu mengaku tak pantang menyerah. Tak ada pilihan selain bangkit di seri berikutnya. ‘’Balapan yang sulit karena start dari grid belakang,’’ kata Super Mario. (naz/c1)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sirkuit Le Mans tak mudah ditaklukkan oleh Mario Suryo Aji. Pembalap asal Magetan itu hanya mampu finis di posisi 22 di seri Moto3 Prancis yang dihelat kemarin (15/5). ‘’Pembalap kami terus berusaha memperbaiki performa,’’ kata Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama.

Balapan Moto3 di Sirkuit Le Mans digelar 22 putaran. Namun, di tengah perjalanan diperpendek menjadi 14 lap. Aspal sirkuit dalam kondisi basah. Tingkat kelembapan mencapai 66 persen dan suhu permukaan 23 derajat Celsius.

Kendati start dari posisi 28, pembalap berjuluk Super Mario itu mampu memperbaiki posisinya. Dia bahkan sempat melesat hingga posisi 13. Sayangnya, balapan sempat dihentikan sementara. Hujan yang turun mengakibatkan banyak pembalap terjatuh.

Setelah balapan diulang, Super Mario terus berupaya merangsek ke barisan depan. Namun, dia akhirnya hanya mampu finis di posisi 22. Kecepatan maksimalnya saat melahap Sirkuit Le Mans mencapai 218,6 kilometer per jam. ‘’Memang cukup disayangkan. Tapi, kita bisa melihat ada peningkatan performa (Super Mario, Red),’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Belum Genap Lima Bulan, Talut Kali Gandong-Magetan Ambles 70 Meter

Menurut Aoyama, balapan Super Mario di seri Le Mans memang cukup berat. Bahkan, sejak kualifikasi. Pada Sabtu (14/5) lalu Super Mario hanya mencatatkan waktu 1 menit 43,707 detik. Hasil itu memaksa Super Mario start di posisi 28. ‘’Kita harus terus mencoba,’’ ujarnya.

Hasil tersebut menempatkan Super Mario di peringkat 25 klasemen sementara Moto3 dengan perolehan dua poin. Meski bukan hari terbaik baginya, pembalap bernomor 64 itu mengaku tak pantang menyerah. Tak ada pilihan selain bangkit di seri berikutnya. ‘’Balapan yang sulit karena start dari grid belakang,’’ kata Super Mario. (naz/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/