alexametrics
23.5 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Polisi Sulit Ungkap Pelaku Pembuang Jasad Bayi karena Minim Bukti

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pelaku pembuang jasad bayi di depan SMPN 1 Takeran Senin lalu (14/10) masih misterius. Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus tersebut karena minimnya saksi mata. ‘’Masih belum ada petunjuk,’’ kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni Selasa (15/10).

Ada beberapa warga yang sudah dimintai keterangan oleh pihaknya. Tapi, keterangan mereka belum banyak membantu. Sebab, diduga bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang pada malam hari. ‘’Petunjuk di TKP juga masih minim,’’ ujarnya.

Sukatni mengatakan, tidak banyak barang bukti yang diamankan. Kecuali selimut bergambar Winnie The Pooh dan kardus untuk membungkus bayi malang tersebut. ‘’Warga tidak banyak yang tahu kapan kardus itu berada di lokasi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Mobil Damkar Tua Menunggu Pensiun

Terkait langkah selanjutnya, Sukatni masih akan menyusun rencana. Termasuk kemungkinan pihaknya mendalami kasus itu dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah kos putri di Magetan. Namun, menurutnya, semua akan dipertimbangkan. Karena tidak menutup kemungkinan pelaku pembuang bayi itu berasal dari Magetan. ‘’Tim masih terus melakukan pendalaman,’’ pungkasnya. (fat/c1/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pelaku pembuang jasad bayi di depan SMPN 1 Takeran Senin lalu (14/10) masih misterius. Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus tersebut karena minimnya saksi mata. ‘’Masih belum ada petunjuk,’’ kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni Selasa (15/10).

Ada beberapa warga yang sudah dimintai keterangan oleh pihaknya. Tapi, keterangan mereka belum banyak membantu. Sebab, diduga bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang pada malam hari. ‘’Petunjuk di TKP juga masih minim,’’ ujarnya.

Sukatni mengatakan, tidak banyak barang bukti yang diamankan. Kecuali selimut bergambar Winnie The Pooh dan kardus untuk membungkus bayi malang tersebut. ‘’Warga tidak banyak yang tahu kapan kardus itu berada di lokasi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Progres Revitalisasi Pasar Mlilir Minus 5 Persen

Terkait langkah selanjutnya, Sukatni masih akan menyusun rencana. Termasuk kemungkinan pihaknya mendalami kasus itu dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah kos putri di Magetan. Namun, menurutnya, semua akan dipertimbangkan. Karena tidak menutup kemungkinan pelaku pembuang bayi itu berasal dari Magetan. ‘’Tim masih terus melakukan pendalaman,’’ pungkasnya. (fat/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/