alexametrics
23.8 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

VCS Seorang Kepala SMPN di Magetan, Bupati Minta Disdikpora Usut Tuntas

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar beredarnya video call sex (VCX) yang diduga melibatkan salah seorang kepala SMPN di Magetan sampai juga ke telinga Bupati Suprawoto. Orang nomor satu di Magetan itu geram lantaran masalah tersebut mencoreng nama baik pendidikan di daerah yang dia pimpin. ‘’Sangat saya sayangkan. Kita harus lebih berhati-hati dalam bermedia sosial,’’ ujar Kang Woto –sapaan Suprawoto- Jumat (17/12).

Kang Woto dilapori masalah yang menyeret oknum kepala sekolah (Kasek) itu Rabu malam lalu (15/12). Bupati langsung mengonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan Suwata. Penjelasan yang diterima, yang bersangkutan diduga menjadi korban pemerasan. Kasek itu dimintai sejumlah uang dan diancam.

Baca Juga :  Proyek Exit Tol Magetan Batal Dibangun?

Lantas, pada Selasa (14/12), dua video berdurasi 46 detik serta 1 menit 14 detik viral usai diunggah akun bernama Silvia Caca di grup Facebook Suara Rakyat Surabaya. Orang di video yang berperilaku tak etis itu diduga adalah kepala sekolah tersebut. ‘’Salah kepala sekolah itu menanggapi orang tidak dikenal,’’ ucap bupati.

Terlepas apa pun alasan yang diutarakan kepala sekolah tersebut, Kang Woto mendesak agar disdikpora menuntaskan perkara ini. Jika perlu, Suwata dapat memanggil lagi Kasek tersebut. ‘’Kami akan periksa lagi. Orang yang menyebarkan video seharusnya juga terkena UU ITE,’’ tutur Kang Woto sembari menyebut upaya hukum juga dapat dilakukan oleh yang bersangkutan sebagai korban. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar beredarnya video call sex (VCX) yang diduga melibatkan salah seorang kepala SMPN di Magetan sampai juga ke telinga Bupati Suprawoto. Orang nomor satu di Magetan itu geram lantaran masalah tersebut mencoreng nama baik pendidikan di daerah yang dia pimpin. ‘’Sangat saya sayangkan. Kita harus lebih berhati-hati dalam bermedia sosial,’’ ujar Kang Woto –sapaan Suprawoto- Jumat (17/12).

Kang Woto dilapori masalah yang menyeret oknum kepala sekolah (Kasek) itu Rabu malam lalu (15/12). Bupati langsung mengonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan Suwata. Penjelasan yang diterima, yang bersangkutan diduga menjadi korban pemerasan. Kasek itu dimintai sejumlah uang dan diancam.

Baca Juga :  Pancaroba, Tren Kasus DBD di Magetan Meningkat

Lantas, pada Selasa (14/12), dua video berdurasi 46 detik serta 1 menit 14 detik viral usai diunggah akun bernama Silvia Caca di grup Facebook Suara Rakyat Surabaya. Orang di video yang berperilaku tak etis itu diduga adalah kepala sekolah tersebut. ‘’Salah kepala sekolah itu menanggapi orang tidak dikenal,’’ ucap bupati.

Terlepas apa pun alasan yang diutarakan kepala sekolah tersebut, Kang Woto mendesak agar disdikpora menuntaskan perkara ini. Jika perlu, Suwata dapat memanggil lagi Kasek tersebut. ‘’Kami akan periksa lagi. Orang yang menyebarkan video seharusnya juga terkena UU ITE,’’ tutur Kang Woto sembari menyebut upaya hukum juga dapat dilakukan oleh yang bersangkutan sebagai korban. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/