alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Pria Asal Magetan Ini Sebelas Kali Gasak Kotak Amal

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pencurian uang kotak amal yang selama ini kerap meneror masjid dan musala di Magetan rupanya didalangi satu orang. Pelakunya tak lain Rizky Krismontara, warga Ngliliran, Panekan. Tak tanggung-tanggung, Rizky sudah sebelas kali menggarong uang kotak amal. ‘’Masjid yang disasar berbeda-beda,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, Rabu (18/5).

Aksi terakhir Rizky dilancarkan 22 April lalu di Musala Al Asror, Desa Tapak, Kecamatan Panekan. Kala itu warga curiga dengan gerak-gerik Rizky di musala tersebut. Pasalnya, Rizky bukan warga setempat. ‘’Warga lantas memotret sepeda motor milik pelaku,’’ ujarnya.

Tak lama usai Rizky pergi, takmir masjid memeriksa kondisi musala. Mereka terkejut mendapati salah satu kotak amal dalam kondisi rusak. Warga lantas melapor ke polisi berbekal foto sepeda motor Rizky. Polisi tak butuh waktu lama meringkus pelaku. ‘’Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya,’’ beber Rudy.

Baca Juga :  Resmikan Renovasi Masjid CSR Bank BRI

Kepada polisi, Rizky mengaku sudah sebelas kali beraksi. Sasarannya selalu kotak amal masjid dan musala. Uang yang digarong di tiap tempat ibadah berbeda-beda. Berkisar Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta. ‘’Meski nominalnya kecil, namun perbuatan pelaku sudah meresahkan warga,’’ ungkap Rudy sembari menyebut pelaku terancam penjara maksimal tujuh tahun. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pencurian uang kotak amal yang selama ini kerap meneror masjid dan musala di Magetan rupanya didalangi satu orang. Pelakunya tak lain Rizky Krismontara, warga Ngliliran, Panekan. Tak tanggung-tanggung, Rizky sudah sebelas kali menggarong uang kotak amal. ‘’Masjid yang disasar berbeda-beda,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, Rabu (18/5).

Aksi terakhir Rizky dilancarkan 22 April lalu di Musala Al Asror, Desa Tapak, Kecamatan Panekan. Kala itu warga curiga dengan gerak-gerik Rizky di musala tersebut. Pasalnya, Rizky bukan warga setempat. ‘’Warga lantas memotret sepeda motor milik pelaku,’’ ujarnya.

Tak lama usai Rizky pergi, takmir masjid memeriksa kondisi musala. Mereka terkejut mendapati salah satu kotak amal dalam kondisi rusak. Warga lantas melapor ke polisi berbekal foto sepeda motor Rizky. Polisi tak butuh waktu lama meringkus pelaku. ‘’Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya,’’ beber Rudy.

Baca Juga :  Satpol PP Amankan Lima Pemuda Mabuk di Jalan Baru

Kepada polisi, Rizky mengaku sudah sebelas kali beraksi. Sasarannya selalu kotak amal masjid dan musala. Uang yang digarong di tiap tempat ibadah berbeda-beda. Berkisar Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta. ‘’Meski nominalnya kecil, namun perbuatan pelaku sudah meresahkan warga,’’ ungkap Rudy sembari menyebut pelaku terancam penjara maksimal tujuh tahun. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/