alexametrics
31 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Proyek Kantong Parkir Sarangan Ada yang Minus 20 Persen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud) ogah proyek pembangunan kantong parkir mereka molor seperti megaproyek Gedung Literasi. Mereka meminta keempat rekanan yang menangani pembangunan kantong parkir baru Telaga Sarangan untuk mengebut progres pekerjaan. ‘’Kalau perlu, tambah tenaga kerja,’’ kata Kabid Pengelolaan Pariwisata Disparbud Magetan Eka Radityo, Kamis (18/11).

Wajar bila Eka gusar. Pasalnya, dana yang digelontor untuk membangun kantong parkir baru Sarangan itu tidak sedikit. Nilai totalnya mencapai Rp 2,55 miliar. Pembangunan area parkir, gazebo, plaza kuliner, hingga kios cenderamata ditangani empat rekanan berbeda. ‘’Kami tidak ingin sampai molor,’’ tegasnya.

Hingga kemarin, progres tiga proyek relatif aman lantaran sudah tembus 90 persen. Meliputi pembangunan area parkir, gazebo, dan plaza kuliner. Sayangnya, progres pembangunan kios cenderamata minus 20 persen. Proyek itu ditangani CV Bangkit Karya Perkasa. ‘’Ada keterlambatan. Seharusnya sudah 80 persen, saat ini masih 60 persen,’’ ungkap Eka.

Baca Juga :  Tahun Ini, 945 Pekerja Migran Asal Magetan Pulang Bergiliran

Disparbud tak ingin proyek besarnya itu ketularan molor. Karena itu, mereka getol mendorong keempat rekanan, khususnya CV Bangkit Karya Perkasa, untuk memacu progres pekerjaan. Salah satunya dengan menambah tenaga kerja. Pun, penanggung jawab proyek harus lebih sering memantau di lokasi. ‘’Kami juga menyarankan lembur di hari Minggu. Supaya keterlambatan bisa segera dikejar,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud) ogah proyek pembangunan kantong parkir mereka molor seperti megaproyek Gedung Literasi. Mereka meminta keempat rekanan yang menangani pembangunan kantong parkir baru Telaga Sarangan untuk mengebut progres pekerjaan. ‘’Kalau perlu, tambah tenaga kerja,’’ kata Kabid Pengelolaan Pariwisata Disparbud Magetan Eka Radityo, Kamis (18/11).

Wajar bila Eka gusar. Pasalnya, dana yang digelontor untuk membangun kantong parkir baru Sarangan itu tidak sedikit. Nilai totalnya mencapai Rp 2,55 miliar. Pembangunan area parkir, gazebo, plaza kuliner, hingga kios cenderamata ditangani empat rekanan berbeda. ‘’Kami tidak ingin sampai molor,’’ tegasnya.

Hingga kemarin, progres tiga proyek relatif aman lantaran sudah tembus 90 persen. Meliputi pembangunan area parkir, gazebo, dan plaza kuliner. Sayangnya, progres pembangunan kios cenderamata minus 20 persen. Proyek itu ditangani CV Bangkit Karya Perkasa. ‘’Ada keterlambatan. Seharusnya sudah 80 persen, saat ini masih 60 persen,’’ ungkap Eka.

Baca Juga :  Investor Tertarik Lahan KIR Bendo Sebagai Pabrik Garmen

Disparbud tak ingin proyek besarnya itu ketularan molor. Karena itu, mereka getol mendorong keempat rekanan, khususnya CV Bangkit Karya Perkasa, untuk memacu progres pekerjaan. Salah satunya dengan menambah tenaga kerja. Pun, penanggung jawab proyek harus lebih sering memantau di lokasi. ‘’Kami juga menyarankan lembur di hari Minggu. Supaya keterlambatan bisa segera dikejar,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/