alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Lembeyan Jadi Wilayah Terbanyak Pemasok Pekerja Migran Asal Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Hongkong masih jadi tujuan favorit para pekerja migran Indonesia (PMI) dari Magetan. Tahun ini, dari 58 negara yang menerima penempatan kerja PMI, sebagian besar memilih mengadu nasib di kota berjuluk Pearl of the Orient itu. ‘’Prosedur keberangkatan ketat. Harus bebas Covid-19,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan Gatot Sapto Priyono, Rabu (19/1/2022).

Betapa tidak, di awal tahun ini saja, sudah ada 26 calon PMI yang mendapat rekomendasi berangkat ke luar negeri dengan tujuan paling banyak menuju Hongkong. Gatot tak memungkiri, banyak warga Magetan yang tergiur ke Hongkong lantaran upah yang dijanjikan relatif tinggi. ‘’Selalu, dari tahun ke tahun Hongkong dan Taiwan,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Hotel di Sarangan Full Booked saat Libur Lebaran, PHRI Magetan Semringah

Gatot menyampaikan, Kecamatan Lembeyan masih menjadi pemasok terbesar PMI dari Magetan. Disusul Kecamatan Parang dan Panekan. Tak heran, mayoritas PMI yang pulang di tahun ini juga berasal dari ketiga kecamatan tersebut. Gatot memastikan seluruh PMI bakal dikarantina terlebih dahulu di empat tempat, salah satunya Stadion Yosonegoro. ‘’Berangkat maupun pulang sama ketatnya. Semua PMI wajib karantina sebelum dan sesudah tiba di negara tujuan,’’ tuturnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Hongkong masih jadi tujuan favorit para pekerja migran Indonesia (PMI) dari Magetan. Tahun ini, dari 58 negara yang menerima penempatan kerja PMI, sebagian besar memilih mengadu nasib di kota berjuluk Pearl of the Orient itu. ‘’Prosedur keberangkatan ketat. Harus bebas Covid-19,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan Gatot Sapto Priyono, Rabu (19/1/2022).

Betapa tidak, di awal tahun ini saja, sudah ada 26 calon PMI yang mendapat rekomendasi berangkat ke luar negeri dengan tujuan paling banyak menuju Hongkong. Gatot tak memungkiri, banyak warga Magetan yang tergiur ke Hongkong lantaran upah yang dijanjikan relatif tinggi. ‘’Selalu, dari tahun ke tahun Hongkong dan Taiwan,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Kontraktor Proyek Alun-Alun Magetan Salah Prediksi

Gatot menyampaikan, Kecamatan Lembeyan masih menjadi pemasok terbesar PMI dari Magetan. Disusul Kecamatan Parang dan Panekan. Tak heran, mayoritas PMI yang pulang di tahun ini juga berasal dari ketiga kecamatan tersebut. Gatot memastikan seluruh PMI bakal dikarantina terlebih dahulu di empat tempat, salah satunya Stadion Yosonegoro. ‘’Berangkat maupun pulang sama ketatnya. Semua PMI wajib karantina sebelum dan sesudah tiba di negara tujuan,’’ tuturnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/