alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Turunkan Angka Stunting Magetan, Kang Woto Cetuskan Inovasi Teknik Bintang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Masih tingginya angka prevalensi stunting di Magetan membuat Bupati Suprawoto memutar otak. Bupati akhirnya mencetuskan inovasi teknik bimbingan intensif ASI untuk anak cemerlang (Teknik Bintang). Menurutnya, ASI merupakan salah satu kunci mencegah anak stunting. ‘’Supaya anak-anak Magetan bisa tumbuh optimal, harus diberi ASI,’’ ujarnya, Selasa (19/10).

Data dinkes setempat, prevalensi stunting tahun lalu berada di angka 10,24 persen. Pun, masih ada sebelas kecamatan tergolong rawan stunting. Menurut bupati, kesehatan ibu merupakan salah satu faktor anak tumbuh optimal. Karena itu, perbaikan gizi ibu perlu digencarkan. ‘’Melalui pemenuhan pangan kaya gizi dan protein,’’ jelas Kang Woto, sapaan Bupati Suprawoto.

Baca Juga :  PTM SMP di Ngawi, Pemkab Minta Siswa Diantar-Jemput

Teknik Bintang, lanjut bupati, merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menangkal masalah stunting dari akarnya. Jika ibu sehat, maka ASI yang dihasilkan pun optimal. Setiap ibu hamil dan yang usai melahirkan gencar diedukasi untuk memberi ASI kepada anak mereka. Bukan susu formula. ‘’Pemberian ASI terus kami galakkan. Kami juga terus memantau kesehatan ibu dan anak lewat grup WhatsApp,’’ imbuh Kang Woto. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Masih tingginya angka prevalensi stunting di Magetan membuat Bupati Suprawoto memutar otak. Bupati akhirnya mencetuskan inovasi teknik bimbingan intensif ASI untuk anak cemerlang (Teknik Bintang). Menurutnya, ASI merupakan salah satu kunci mencegah anak stunting. ‘’Supaya anak-anak Magetan bisa tumbuh optimal, harus diberi ASI,’’ ujarnya, Selasa (19/10).

Data dinkes setempat, prevalensi stunting tahun lalu berada di angka 10,24 persen. Pun, masih ada sebelas kecamatan tergolong rawan stunting. Menurut bupati, kesehatan ibu merupakan salah satu faktor anak tumbuh optimal. Karena itu, perbaikan gizi ibu perlu digencarkan. ‘’Melalui pemenuhan pangan kaya gizi dan protein,’’ jelas Kang Woto, sapaan Bupati Suprawoto.

Baca Juga :  Uji Coba Pembukaan Kebun Refugia

Teknik Bintang, lanjut bupati, merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menangkal masalah stunting dari akarnya. Jika ibu sehat, maka ASI yang dihasilkan pun optimal. Setiap ibu hamil dan yang usai melahirkan gencar diedukasi untuk memberi ASI kepada anak mereka. Bukan susu formula. ‘’Pemberian ASI terus kami galakkan. Kami juga terus memantau kesehatan ibu dan anak lewat grup WhatsApp,’’ imbuh Kang Woto. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/