alexametrics
24 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Proyek Puskesmas Lembeyan Bulan Depan Masuk Lelang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan ingin pengembangan tahap pertama Puskesmas Lembeyan menjadi rumah sakit (RS) tipe D segera dieksekusi. Lelang proyek senilai Rp 10,6 miliar itu ditargetkan dapat dimulai Februari. ‘’Semakin cepat dilelang maka semakin baik,’’ kata Kabid Cipta Karya DPUPR Magetan Rohmat Zainudin, Kamis (20/1/2022).

Pengembangan tahap pertama Puskesmas Lembeyan mencakup pembangunan dua lantai gedung baru plus prasarananya. Yakni, instalasi gawat darurat (IGD), ruang administrasi, dan 20 ruang rawat inap. Desain gedung baru calon RS tipe D itu dikerjakan tim ahli dari Universitas Brawijaya, Malang. ‘’Tahun ini dua lantai dulu,’’ ujarnya.

Gedung baru di Puskesmas Lembeyan sejatinya didesain berlantai tiga. Biaya yang dibutuhkan Rp 29 miliar. Lantaran tahun ini hanya tersedia Rp 10,6 miliar, pemkab membangun dua lantai terlebih dahulu. Sisanya dilanjutkan tahun depan. ‘’Mengingat biaya yang dibutuhkan cukup besar,’’ ungkap Rohmat.

Baca Juga :  DPRD Magetan Sempat Ingatkan PT KSS Tak Menunggak Hak Pekerja

DPUPR kini tengah disibukkan melengkapi berkas-berkas administrasi proyek tersebut. Rohmat berharap awal bulan depan pihaknya dapat mengirim berbagai persyaratan itu ke unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Jika sudah lengkap, LPSE diharapkan bisa segera melelang proyek prestisius itu. ‘’Paling tidak April sudah harus dieksekusi, supaya bisa selesai Oktober atau paling lambat November,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan ingin pengembangan tahap pertama Puskesmas Lembeyan menjadi rumah sakit (RS) tipe D segera dieksekusi. Lelang proyek senilai Rp 10,6 miliar itu ditargetkan dapat dimulai Februari. ‘’Semakin cepat dilelang maka semakin baik,’’ kata Kabid Cipta Karya DPUPR Magetan Rohmat Zainudin, Kamis (20/1/2022).

Pengembangan tahap pertama Puskesmas Lembeyan mencakup pembangunan dua lantai gedung baru plus prasarananya. Yakni, instalasi gawat darurat (IGD), ruang administrasi, dan 20 ruang rawat inap. Desain gedung baru calon RS tipe D itu dikerjakan tim ahli dari Universitas Brawijaya, Malang. ‘’Tahun ini dua lantai dulu,’’ ujarnya.

Gedung baru di Puskesmas Lembeyan sejatinya didesain berlantai tiga. Biaya yang dibutuhkan Rp 29 miliar. Lantaran tahun ini hanya tersedia Rp 10,6 miliar, pemkab membangun dua lantai terlebih dahulu. Sisanya dilanjutkan tahun depan. ‘’Mengingat biaya yang dibutuhkan cukup besar,’’ ungkap Rohmat.

Baca Juga :  Dapat Hibah Program Penyehatan Air Minum

DPUPR kini tengah disibukkan melengkapi berkas-berkas administrasi proyek tersebut. Rohmat berharap awal bulan depan pihaknya dapat mengirim berbagai persyaratan itu ke unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Jika sudah lengkap, LPSE diharapkan bisa segera melelang proyek prestisius itu. ‘’Paling tidak April sudah harus dieksekusi, supaya bisa selesai Oktober atau paling lambat November,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/