23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Bupati Magetan Suprawoto Ogah Bangun Hotel dengan APBD

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Cuitan Ketua DPRD Magetan Sujatno soal pembangunan hotel bintang lima langsung mendapat respons. Bupati Suprawoto geleng kepala dengan berbagai alasan mengenai hal tersebut. ‘’Pemerintah belum siap jika membangun hotel dengan APBD,’’ kata Kang Woto, sapaan bupati, Jumat (18/11).

Ketidakmungkinan membangun hotel bintang lima bukan cuma karena kekuatan keuangan daerah. Kang Woto punya perhitungan lain untuk itu. Barkaca dari daerah lain, lanjut dia, pengelolaan perusahaan daerah terkesan buruk. Pun, tidak maksimal dalam pendapatan asli daerah (PAD).

Dia khawatir hal tersebut terjadi di kabupaten ini jika memaksakan diri membangun hotel dengan APBD. ‘’Soal itu janganlah, nanti tidak terawat. Pemerintah tidak diciptakan untuk menjadi pengusaha,’’ ungkap Kang Woto.

Banyak jalan menuju Roma. Tentang pembangunan hotel berbintang, Kang Woto berjanji akan mendatangkan investor. Kawasan wisata Magaten disebut-sebut sebagai lokasi yang cocok. Dengan begitu, pengelolaan wisata bisa berjalan maksimal dan mampu meingkatkan PAD. ‘’Pemerintah sudah menyiapkan lahan, memfasilitasi, dan mempermudah perizinan, untuk insvestor,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mandalika: Bisa Memukau Dunia

Pintu investasi di Magetan dibuka lebar-lebar. Kang Woto menuturkan, penanam modal tak perlu ragu berinvestasi. Pemerintah, lanjut dia, pasti akan merespons dengan baik sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang ada. Pun, tetap memperhatikan kearifan lokal serta tenaga kerja lokal. ‘’Izin investasi di Magetan itu mudah,’’ ujar Kang Woto.

Sebelumnya, Ketua DPRD Magetan Sujatno menginginkan pembangunan hotel bintang lima di Magetan. Agar, daerah lebih maksimal dalam mengakomodir pelaksanaan event skala nasional di kabupaten ini. Sekaligus mendukung sektor pariwisata. (hyo/den)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Cuitan Ketua DPRD Magetan Sujatno soal pembangunan hotel bintang lima langsung mendapat respons. Bupati Suprawoto geleng kepala dengan berbagai alasan mengenai hal tersebut. ‘’Pemerintah belum siap jika membangun hotel dengan APBD,’’ kata Kang Woto, sapaan bupati, Jumat (18/11).

Ketidakmungkinan membangun hotel bintang lima bukan cuma karena kekuatan keuangan daerah. Kang Woto punya perhitungan lain untuk itu. Barkaca dari daerah lain, lanjut dia, pengelolaan perusahaan daerah terkesan buruk. Pun, tidak maksimal dalam pendapatan asli daerah (PAD).

Dia khawatir hal tersebut terjadi di kabupaten ini jika memaksakan diri membangun hotel dengan APBD. ‘’Soal itu janganlah, nanti tidak terawat. Pemerintah tidak diciptakan untuk menjadi pengusaha,’’ ungkap Kang Woto.

Banyak jalan menuju Roma. Tentang pembangunan hotel berbintang, Kang Woto berjanji akan mendatangkan investor. Kawasan wisata Magaten disebut-sebut sebagai lokasi yang cocok. Dengan begitu, pengelolaan wisata bisa berjalan maksimal dan mampu meingkatkan PAD. ‘’Pemerintah sudah menyiapkan lahan, memfasilitasi, dan mempermudah perizinan, untuk insvestor,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Damkar Magetan Kekurangan Armada dan Minim Personel

Pintu investasi di Magetan dibuka lebar-lebar. Kang Woto menuturkan, penanam modal tak perlu ragu berinvestasi. Pemerintah, lanjut dia, pasti akan merespons dengan baik sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang ada. Pun, tetap memperhatikan kearifan lokal serta tenaga kerja lokal. ‘’Izin investasi di Magetan itu mudah,’’ ujar Kang Woto.

Sebelumnya, Ketua DPRD Magetan Sujatno menginginkan pembangunan hotel bintang lima di Magetan. Agar, daerah lebih maksimal dalam mengakomodir pelaksanaan event skala nasional di kabupaten ini. Sekaligus mendukung sektor pariwisata. (hyo/den)

Most Read

Artikel Terbaru