alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Nenek 70 Tahun Hanyut di Sungai Nitikan Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Celaka dialami Sadinah, 70. Warga Nitikan, Plaosan, itu kemarin (19/10) ditemukan mengambang dalam kondisi tak bernyawa di sungai tak jauh dari rumahnya. Nenek tersebut sempat hanyut sejauh seratus meter. ‘’Di rumah tidak ada, dicari di sekitar rumah juga tidak ditemukan,’’ kata Kapolsek Plaosan AKP Munir Pahlevi.

Insiden hilangnya Sadinah kali pertama diketahui Moso, suaminya. Sekitar pukul 18.00 Sadinah pamit kepada suaminya akan buang air di sungai tak jauh dari rumah. Sebelum berangkat, Sadinah meminta kepada suaminya untuk dibelikan tepo tahu.
Moso pulang ke rumah sekitar pukul 18.45. Namun, dia tak mendapati istrinya itu berada di rumah. Dia dan Sriasih, 46, anaknya, berusaha mencari ke rumah-rumah tetangga. Tak jua ditemukan. ‘’Saat itu usai hujan lebat,’’ ujar Munir.

Baca Juga :  Disdikpora Magetan Susun Surat Pengajuan Tatap Muka Lagi

Betapa terkejutnya Sriasih dan Moso ketika mendapati jasad Sadinah mengambang di sungai. Berjarak seratus meter dari tempat biasanya buang air. Diduga arus sungai semakin deras hingga membuat nenek itu terseret arus. ‘’Korban ditemukan dalam kondisi meninggal sekitar pukul 20.00. Setelah itu, dibawa ke rumah duka,’’ jelas Kapolsek. (mg5/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Celaka dialami Sadinah, 70. Warga Nitikan, Plaosan, itu kemarin (19/10) ditemukan mengambang dalam kondisi tak bernyawa di sungai tak jauh dari rumahnya. Nenek tersebut sempat hanyut sejauh seratus meter. ‘’Di rumah tidak ada, dicari di sekitar rumah juga tidak ditemukan,’’ kata Kapolsek Plaosan AKP Munir Pahlevi.

Insiden hilangnya Sadinah kali pertama diketahui Moso, suaminya. Sekitar pukul 18.00 Sadinah pamit kepada suaminya akan buang air di sungai tak jauh dari rumah. Sebelum berangkat, Sadinah meminta kepada suaminya untuk dibelikan tepo tahu.
Moso pulang ke rumah sekitar pukul 18.45. Namun, dia tak mendapati istrinya itu berada di rumah. Dia dan Sriasih, 46, anaknya, berusaha mencari ke rumah-rumah tetangga. Tak jua ditemukan. ‘’Saat itu usai hujan lebat,’’ ujar Munir.

Baca Juga :  Tujuh Pekerja Migran Pulang Lebih Awal

Betapa terkejutnya Sriasih dan Moso ketika mendapati jasad Sadinah mengambang di sungai. Berjarak seratus meter dari tempat biasanya buang air. Diduga arus sungai semakin deras hingga membuat nenek itu terseret arus. ‘’Korban ditemukan dalam kondisi meninggal sekitar pukul 20.00. Setelah itu, dibawa ke rumah duka,’’ jelas Kapolsek. (mg5/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/