alexametrics
24.1 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Satpol PP Semprit Pemilik Bangunan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemilik sebuah bangunan bakal rumah makan di pinggir jalur Sarangan-Cemoro Sewu, tepatnya dekat roller barrier Taman Sarangan, disemprit pihak Satpol PP dan Damkar Magetan. Pasalnya, selain diduga belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), bangunan itu berpotensi membuat pengunjungnya melanggar lalu lintas.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP dan Damkar Magetan Ferry Yoga Saputra mengatakan, pihaknya beserta forkopimca setempat sudah pernah menemui sang pemilik. Kala itu, yang bersangkutan sempat diingatkan terkait adanya potensi pelanggaran lalu lintas oleh pengunjungnya.

‘’Pemilik menyanggupi untuk menghentikan pembangunan fisiknya. Sekaligus menepikan material yang sempat tercecer di jalan dan menutupi guardrail. Juga berjanji mengurus  izin mendirikan bangunan,” paparnya.

Kabid Cipta Karya DPUPR Magetan Rohmat Zainuddin mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada permohonan dari pemilik bangunan yang masuk ke dinasnya. ‘’Memang berpotensi mengganggu arus lalu lintas karena berada di dekat tikungan,” katanya.

Baca Juga :  Gagal Evakuasi Satwa Dilindungi

Sementara itu, Kadishub Magetan Joko Trihono juga mengaku pihaknya sudah mengingatkan pemilik agar membersihkan material yang menutupi guardrail. Pun, seandainya yang bersangkutan meminta izin untuk membuka guardrail untuk area parkir pihaknya tidak akan memberikan izin. ”Itu milik provinsi. Pihak provinsi tidak memberikan izin untuk membongkar, mengubah, maupun menutupinya,” terang Joko.

Pantauan Radar Magetan kemarin, bangunan tersebut berbentuk melebar ke bawah karena lokasinya di dekat tebing. Sedangkan proses pembangunannya sudah mencapai sekitar 40 persen. Sementara, pekerja menyebut sang pemilik tengah pergi ke luar kota. (fat/c1/isd)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemilik sebuah bangunan bakal rumah makan di pinggir jalur Sarangan-Cemoro Sewu, tepatnya dekat roller barrier Taman Sarangan, disemprit pihak Satpol PP dan Damkar Magetan. Pasalnya, selain diduga belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), bangunan itu berpotensi membuat pengunjungnya melanggar lalu lintas.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP dan Damkar Magetan Ferry Yoga Saputra mengatakan, pihaknya beserta forkopimca setempat sudah pernah menemui sang pemilik. Kala itu, yang bersangkutan sempat diingatkan terkait adanya potensi pelanggaran lalu lintas oleh pengunjungnya.

‘’Pemilik menyanggupi untuk menghentikan pembangunan fisiknya. Sekaligus menepikan material yang sempat tercecer di jalan dan menutupi guardrail. Juga berjanji mengurus  izin mendirikan bangunan,” paparnya.

Kabid Cipta Karya DPUPR Magetan Rohmat Zainuddin mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada permohonan dari pemilik bangunan yang masuk ke dinasnya. ‘’Memang berpotensi mengganggu arus lalu lintas karena berada di dekat tikungan,” katanya.

Baca Juga :  Tambah Kantong Parkir Baru di Sarangan

Sementara itu, Kadishub Magetan Joko Trihono juga mengaku pihaknya sudah mengingatkan pemilik agar membersihkan material yang menutupi guardrail. Pun, seandainya yang bersangkutan meminta izin untuk membuka guardrail untuk area parkir pihaknya tidak akan memberikan izin. ”Itu milik provinsi. Pihak provinsi tidak memberikan izin untuk membongkar, mengubah, maupun menutupinya,” terang Joko.

Pantauan Radar Magetan kemarin, bangunan tersebut berbentuk melebar ke bawah karena lokasinya di dekat tebing. Sedangkan proses pembangunannya sudah mencapai sekitar 40 persen. Sementara, pekerja menyebut sang pemilik tengah pergi ke luar kota. (fat/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/