alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Seleksi Panwascam Bakal Terapkan Sistem CAT

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Warga yang tertarik mendaftar panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) harus bisa mengoperasikan komputer. Pada seleksi panwascam kali ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal menggelar seleksi dengan sistem computer assisted test (CAT) untuk seluruh peserta. ‘’Supaya proses seleksi lebih transparan,’’ kata Ketua Bawaslu Magetan Hendrad Subyakto, Kamis (22/9).

Pendaftaran panwascam Magetan resmi dibuka kemarin sampai 27 September mendatang. Hingga pukul 11.00 kemarin, sudah ada enam orang yang mendaftar seleksi panwascam. Hendrad mengatakan, pihaknya membuka 54 formasi. Masing-masing kecamatan diperkuat tiga personel panwascam. ‘’Syarat utamanya berusia minimal 25 tahun,’’ ujarnya.

Bawaslu, lanjut Hendrad, diminta memperhatikan keterwakilan perempuan. Paling sedikit 30 persen di setiap tahapan sesuai prinsip afirmasi. Dia menjamin seleksi bakal digelar secara terbuka, transparan, serta membuka kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan. ‘’Sama halnya di partai politik, keterwakilan perempuan minimal juga 30 persen,’’ tuturnya. (hyo/c1/naz)

Baca Juga :  Tambah Kapasitas Rawat Inap Jantung dan Paru

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Warga yang tertarik mendaftar panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) harus bisa mengoperasikan komputer. Pada seleksi panwascam kali ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal menggelar seleksi dengan sistem computer assisted test (CAT) untuk seluruh peserta. ‘’Supaya proses seleksi lebih transparan,’’ kata Ketua Bawaslu Magetan Hendrad Subyakto, Kamis (22/9).

Pendaftaran panwascam Magetan resmi dibuka kemarin sampai 27 September mendatang. Hingga pukul 11.00 kemarin, sudah ada enam orang yang mendaftar seleksi panwascam. Hendrad mengatakan, pihaknya membuka 54 formasi. Masing-masing kecamatan diperkuat tiga personel panwascam. ‘’Syarat utamanya berusia minimal 25 tahun,’’ ujarnya.

Bawaslu, lanjut Hendrad, diminta memperhatikan keterwakilan perempuan. Paling sedikit 30 persen di setiap tahapan sesuai prinsip afirmasi. Dia menjamin seleksi bakal digelar secara terbuka, transparan, serta membuka kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan. ‘’Sama halnya di partai politik, keterwakilan perempuan minimal juga 30 persen,’’ tuturnya. (hyo/c1/naz)

Baca Juga :  Berkas Persyaratan Kurang Lengkap, Dua Parpol di Madiun Belum Memenuhi Syarat

Most Read

Artikel Terbaru

/