alexametrics
25 C
Madiun
Monday, September 26, 2022

Menyambut Empat Tahun Kepemimpinan Kang Woto-Bunda Nanik

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Banyak perubahan positif di Magetan dalam empat tahun terakhir. Itu tak lepas dari tangan dingin Bupati Magetan Suprawoto dan Wabup Nanik Endang Rusminiarti. Kang Woto dan Bunda Nanik berhasil menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. ‘’Berbagai program yang sudah direncanakan tertunda akibat pandemi,’’ kata Kang Woto, Jumat (23/9).

Selama pandemi, keselamatan masyarakat menjadi prioritas bupati. Kang Woto membangun generator oksigen di RSUD dr Sayidiman guna menanggulangi pagebluk virus korona. Selain itu, laboratorium kesehatan daerah (labkesda) dipindah ke tempat yang lebih strategis. ‘’Akan terus bermanfaat dalam jangka panjang,’’ ujarnya.

Begitu pandemi melandai, Kang Woto tancap gas menggeber pembangunan infrastruktur. Gedung Literasi kini berdiri megah di Plaosan. Tahun ini, dua puskesmas (Panekan dan Lembeyan) dikembangkan menjadi rumah sakit tipe D.

Baca Juga :  Cetak Petani Milenial, Kang Woto Ingin Pemuda Diberi Pinjaman Lahan

Pihaknya juga menggelontor dana ratusan miliar untuk memperbaiki jalan-jalan di Magetan. ‘’Mulai tahun ini pembangunan infrastruktur digenjot lagi,’’ tegas bupati sembari menyebut bahwa pihaknya tahun depan berencana membangun sirkuit di Parang.

Pun, Kang Woto getol mendorong seluruh dinas berperan dalam menstimulus pemulihan ekonomi daerah. Caranya dengan menggelar banyak event. Berkat sosoknya yang sederhana, Kang Woto kian dicintai rakyatnya. ‘’Tugas bupati itu melihat keinginan masyarakat, kemudian menjahitnya. Percayalah, apa yang saya lakukan semuanya untuk kepentingan masyarakat,’’ tutur bupati. (ebo/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Banyak perubahan positif di Magetan dalam empat tahun terakhir. Itu tak lepas dari tangan dingin Bupati Magetan Suprawoto dan Wabup Nanik Endang Rusminiarti. Kang Woto dan Bunda Nanik berhasil menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. ‘’Berbagai program yang sudah direncanakan tertunda akibat pandemi,’’ kata Kang Woto, Jumat (23/9).

Selama pandemi, keselamatan masyarakat menjadi prioritas bupati. Kang Woto membangun generator oksigen di RSUD dr Sayidiman guna menanggulangi pagebluk virus korona. Selain itu, laboratorium kesehatan daerah (labkesda) dipindah ke tempat yang lebih strategis. ‘’Akan terus bermanfaat dalam jangka panjang,’’ ujarnya.

Begitu pandemi melandai, Kang Woto tancap gas menggeber pembangunan infrastruktur. Gedung Literasi kini berdiri megah di Plaosan. Tahun ini, dua puskesmas (Panekan dan Lembeyan) dikembangkan menjadi rumah sakit tipe D.

Baca Juga :  Cetak Petani Milenial, Kang Woto Ingin Pemuda Diberi Pinjaman Lahan

Pihaknya juga menggelontor dana ratusan miliar untuk memperbaiki jalan-jalan di Magetan. ‘’Mulai tahun ini pembangunan infrastruktur digenjot lagi,’’ tegas bupati sembari menyebut bahwa pihaknya tahun depan berencana membangun sirkuit di Parang.

Pun, Kang Woto getol mendorong seluruh dinas berperan dalam menstimulus pemulihan ekonomi daerah. Caranya dengan menggelar banyak event. Berkat sosoknya yang sederhana, Kang Woto kian dicintai rakyatnya. ‘’Tugas bupati itu melihat keinginan masyarakat, kemudian menjahitnya. Percayalah, apa yang saya lakukan semuanya untuk kepentingan masyarakat,’’ tutur bupati. (ebo/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/