23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Jabatan Tersisa Sembilan Bulan, Kang Woto Kejar Sederet Target

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Masa jabatan Bupati Suprawoto selesai 24 September tahun ini. Sembilan bulan waktu yang tersisa bakal dimanfaatkan untuk menggenjot sejumlah program di berbagai sektor. ‘’Yang belum terlaksana akan saya kejar, dipercepat, utamanya infrastruktur,’’ kata Kang Woto, sapaan bupati, kemarin (23/1).

Kang Woto menuturkan, pembangunan infrastruktur merupakan suatu keharusan. Misal, rehabilitasi jalan. Yang mana, hal tersebut menjadi daya saing antara daerah satu dengan yang lain. ‘’Prioritas itu sudah tertuang dalam APBD 2023,’’ ungkapnya.

Infrastruktur kesehatan juga menjadi prioritas tahun ini. Terkait itu, Kang Woto menyebut pembangunan Puskesmas Lembeyan dan Puskesmas Panekan. ‘’Masyarakat menjadi semakin dekat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,’’ tuturnya.

Di sektor lain, tahun ini pemkab segera membangun sirkuit balap motor di Kecamatan Parang. Anggaran sebesar Rp 15 miliar disiapkan untuk merealisasikan sirkuit yang direncanakan sepanjang 1,5 kilometer itu. ‘’Tahun ini dibangun, semoga selesai tahun ini juga,’’ ujar bupati.

Baca Juga :  Bupati Magetan Tolak Usulan Perumdam Naikkan Gaji Karyawan

Di bidang pendidikan, pemkab menargetkan pembangunan kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) selesai Juni nanti. Menurut Kang Woto, kehadiran UNESA itu merupakan jawaban persoalan pemerataan pendidikan. ‘’Selain untuk peningaktan SDM (sumber daya manusia), juga mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya.

Agar sederet target infrastruktur itu tuntas tahun ini, diharapkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memaksimalkan penggunaan e-katalog. ‘’Dengan e-katalog, transaksi lebih transparan dan seluruh uang akan beredar di Magetan,’’ pungkasnya. (hyo/den)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Masa jabatan Bupati Suprawoto selesai 24 September tahun ini. Sembilan bulan waktu yang tersisa bakal dimanfaatkan untuk menggenjot sejumlah program di berbagai sektor. ‘’Yang belum terlaksana akan saya kejar, dipercepat, utamanya infrastruktur,’’ kata Kang Woto, sapaan bupati, kemarin (23/1).

Kang Woto menuturkan, pembangunan infrastruktur merupakan suatu keharusan. Misal, rehabilitasi jalan. Yang mana, hal tersebut menjadi daya saing antara daerah satu dengan yang lain. ‘’Prioritas itu sudah tertuang dalam APBD 2023,’’ ungkapnya.

Infrastruktur kesehatan juga menjadi prioritas tahun ini. Terkait itu, Kang Woto menyebut pembangunan Puskesmas Lembeyan dan Puskesmas Panekan. ‘’Masyarakat menjadi semakin dekat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,’’ tuturnya.

Di sektor lain, tahun ini pemkab segera membangun sirkuit balap motor di Kecamatan Parang. Anggaran sebesar Rp 15 miliar disiapkan untuk merealisasikan sirkuit yang direncanakan sepanjang 1,5 kilometer itu. ‘’Tahun ini dibangun, semoga selesai tahun ini juga,’’ ujar bupati.

Baca Juga :  PPU Maospati Jadi Sarang Anjal

Di bidang pendidikan, pemkab menargetkan pembangunan kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) selesai Juni nanti. Menurut Kang Woto, kehadiran UNESA itu merupakan jawaban persoalan pemerataan pendidikan. ‘’Selain untuk peningaktan SDM (sumber daya manusia), juga mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya.

Agar sederet target infrastruktur itu tuntas tahun ini, diharapkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memaksimalkan penggunaan e-katalog. ‘’Dengan e-katalog, transaksi lebih transparan dan seluruh uang akan beredar di Magetan,’’ pungkasnya. (hyo/den)

Most Read

Artikel Terbaru