alexametrics
30.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Damkar Magetan Kekurangan Armada dan Minim Personel

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Musim kemarau segera tiba. Kebakaran pun mengintai. Malang bagi korps pemadam kebakaran (damkar), jumlah armada dan personel terbilang minim. ‘’Kami maksimalkan semua personel yang ada,’’ kata Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar (Satpol PP dan Damkar) Magetan Ali Sukamto, Minggu (24/4).

Ali menyebutkan, korps damkar di Magetan hanya diperkuat oleh 24 personel. Itu sudah termasuk satu tenaga administrasi. Sementara, risiko kebakaran di 18 kecamatan terbilang sama besarnya. ‘’Kami harus siap 24 jam dalam merespons laporan kebakaran,’’ ujarnya.

Tidak hanya itu, satpol PP dan damkar hanya diperkuat enam mobil rescue dan dua mobil penyuplai air. Pun minim alat pelindung diri. Hingga kini baru memiliki dua setelan baju tahan api dan 20 baju tahan panas. Bila membutuhkan oksigen tabung, satpol PP dan damkar harus berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD).

Baca Juga :  Mundur dari UNBK, 15 Siswa MA Terancam Tidak Lulus

Tahun ini satpol PP dan damkar mengusulkan tambahan empat personel baru. Ali berharap dapat disetujui paling lambat di tahun depan. Pasalnya, tahun depan akan ada penambahan markas di Goranggareng, Nguntoronadi, dan di Kelurahan/Kecamatan Parang. ‘’Dibutuhkan personel yang cukup agar bisa menjangkau lokasi dengan cepat,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Musim kemarau segera tiba. Kebakaran pun mengintai. Malang bagi korps pemadam kebakaran (damkar), jumlah armada dan personel terbilang minim. ‘’Kami maksimalkan semua personel yang ada,’’ kata Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar (Satpol PP dan Damkar) Magetan Ali Sukamto, Minggu (24/4).

Ali menyebutkan, korps damkar di Magetan hanya diperkuat oleh 24 personel. Itu sudah termasuk satu tenaga administrasi. Sementara, risiko kebakaran di 18 kecamatan terbilang sama besarnya. ‘’Kami harus siap 24 jam dalam merespons laporan kebakaran,’’ ujarnya.

Tidak hanya itu, satpol PP dan damkar hanya diperkuat enam mobil rescue dan dua mobil penyuplai air. Pun minim alat pelindung diri. Hingga kini baru memiliki dua setelan baju tahan api dan 20 baju tahan panas. Bila membutuhkan oksigen tabung, satpol PP dan damkar harus berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD).

Baca Juga :  Satgas Siap Jalankan PPKM Nataru

Tahun ini satpol PP dan damkar mengusulkan tambahan empat personel baru. Ali berharap dapat disetujui paling lambat di tahun depan. Pasalnya, tahun depan akan ada penambahan markas di Goranggareng, Nguntoronadi, dan di Kelurahan/Kecamatan Parang. ‘’Dibutuhkan personel yang cukup agar bisa menjangkau lokasi dengan cepat,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/