alexametrics
24.6 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Peningkatan Ruas Karas–Prampelan Telan Rp 3,9 M

MAGETAN – Tahun anggaran 2019 sudah memasuki semester pertama. Namun, sejumlah proyek infrastruktur baru mulai masuk lelang. Di antaranya, proyek perbaikan dan peningkatan jalan. Dari data website layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), sedikitnya ada 6 paket rehabilitasi dan peningkatan jalan yang sudah tayang.

Salah satunya proyek peningkatan Jalan Karas – Prampelan. Alokasi anggaran untuk proyek tersebut Rp 3,9 miliar. Jalan yang sering dilalui truk tambang galian C itu akan dilapisi cor beton sepanjang 1,9 kilometer. Saat ini, sudah ada 78 penawar yang masuk ULP. ‘’Kami menyerahkan prosesnya kepada ULP. Tinggal menunggu siapa pemenangnya,’’ kata Kabid Bina Marga DPUPR Magetan, Parlan.

Diungkapkannya, jalan penghubung antara Kecamatan Karas dengan Karangrejo sekarang kondisinya rusak parah. Lapisan aspal mengelupas dan bergelombang. Serta terdapat beberapa lubang menganga karena seringnya aspal jalan dilalui oleh kendaraan overtonase. ‘’Penanganan dilakukan khusus,’’ ujarnya.

Teknis perbaikan Jalan Karas – Prampelan meliputi beberapa aspek. Seperti pelapisan cor beton sepanjang satu kilometer mulai dari Desa Soboronto sampai Kauman. Karena sepanjang ruas jalan itu kontur tanahnya lembek lantaran berada di tengan lokasi persawahan. Selain dilapisi cor setebal 20 cm, jalan itu juga akan dilebarkan. Dari sebelumnya hanya 2,5 meter, menjadi 5 meter. ‘’Kalau cor bisa lebih tahan lama,’’ terang Parlan.

Baca Juga :  Pascapenutupan Warung Malang, Pemkab Bantu Mediasi dengan Pemprov

Disamping itu, lanjut dia, juga akan dibangun trotoar sepanjang 100 meter di dekat kantor Desa Soboronto. Dengan harapan, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat. ‘’(trotoar) itu bisa jadi spot ekonomi baru,’’ katanya.

Tetapi, karena anggaran terbatas, imbuh Parlan, peningkatan jalan itu bakal dilakukan secara berkala. Seperti kembali mengajukan kelanjutan perbaikan jalan tersebut pada perubahan anggaran keuangan (PAK) 2019. Dengan harapan, perbaikan kerusakan jalan tersebut bisa cepat selesai. ‘’Peningkatan dilakukan secara bertahap menyesuaikan anggaran,’’ tuturnya. (bel/her)

MAGETAN – Tahun anggaran 2019 sudah memasuki semester pertama. Namun, sejumlah proyek infrastruktur baru mulai masuk lelang. Di antaranya, proyek perbaikan dan peningkatan jalan. Dari data website layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), sedikitnya ada 6 paket rehabilitasi dan peningkatan jalan yang sudah tayang.

Salah satunya proyek peningkatan Jalan Karas – Prampelan. Alokasi anggaran untuk proyek tersebut Rp 3,9 miliar. Jalan yang sering dilalui truk tambang galian C itu akan dilapisi cor beton sepanjang 1,9 kilometer. Saat ini, sudah ada 78 penawar yang masuk ULP. ‘’Kami menyerahkan prosesnya kepada ULP. Tinggal menunggu siapa pemenangnya,’’ kata Kabid Bina Marga DPUPR Magetan, Parlan.

Diungkapkannya, jalan penghubung antara Kecamatan Karas dengan Karangrejo sekarang kondisinya rusak parah. Lapisan aspal mengelupas dan bergelombang. Serta terdapat beberapa lubang menganga karena seringnya aspal jalan dilalui oleh kendaraan overtonase. ‘’Penanganan dilakukan khusus,’’ ujarnya.

Teknis perbaikan Jalan Karas – Prampelan meliputi beberapa aspek. Seperti pelapisan cor beton sepanjang satu kilometer mulai dari Desa Soboronto sampai Kauman. Karena sepanjang ruas jalan itu kontur tanahnya lembek lantaran berada di tengan lokasi persawahan. Selain dilapisi cor setebal 20 cm, jalan itu juga akan dilebarkan. Dari sebelumnya hanya 2,5 meter, menjadi 5 meter. ‘’Kalau cor bisa lebih tahan lama,’’ terang Parlan.

Baca Juga :  Aturan KLA Masuk Prolegda

Disamping itu, lanjut dia, juga akan dibangun trotoar sepanjang 100 meter di dekat kantor Desa Soboronto. Dengan harapan, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat. ‘’(trotoar) itu bisa jadi spot ekonomi baru,’’ katanya.

Tetapi, karena anggaran terbatas, imbuh Parlan, peningkatan jalan itu bakal dilakukan secara berkala. Seperti kembali mengajukan kelanjutan perbaikan jalan tersebut pada perubahan anggaran keuangan (PAK) 2019. Dengan harapan, perbaikan kerusakan jalan tersebut bisa cepat selesai. ‘’Peningkatan dilakukan secara bertahap menyesuaikan anggaran,’’ tuturnya. (bel/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/