alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Akses Wisata Religi Magetan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan terus menyempurnakan infrastruktur di Desa Temboro, Karas. Guna mendukung program Bupati Magetan Suprawoto-Wabup Nanik Rusminiarti dalam mengembangkan kawasan wisata religi. Tahun ini, jembatan dan jalan kembali dipoles melanjutkan pekerjaan di tahun sebelumnya. ‘’Supaya pengunjung semakin nyaman menuju lokasi wisata,’’ terang Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Magetan Parlan.

Kini, jembatan Randu Kuning, mulai dikerjakan lagi. Melanjutkan pembangunan struktur bagian bawah yang dikerjakan tahun lalu. APBD hingga Rp 2,85 miliar dikucurkan untuk melanjutkan pembangunan struktur atas jembatan. CV Aliyyah bakal memperlebar bangunan jembatan. Dari semula 4 menjadi 14 meter. ‘’Lalu lintas di sini sangat ramai. Supaya pengendara tidak kesusahan kalau berpapasan, terutama kendaraan roda empat,’’ terangnya.

Peningkatan infrastruktur menuju kawasan wisata Temboro dilakukan bertahap. Menyesuaikan dengan kemampuan daerah. Namun, tahun ini dipastikan sudah selesai. Jembatan yang menjadi penghubung Kecamatan Karas, Maospati, dan Sukomoro itu sudah tuntas tahun ini. Tak ada lagi kendaraan yang antre lewat jembatan. ‘’Ini upaya kami untuk mendukung kegiatan pariwisata,’’ katanya.

Baca Juga :  Marketplace PARI Wadahi Petani dan Peternak

DPUPR juga melanjutkan pekerjaan pelebaran jalan di Kota Madinah-nya Magetan itu. Yakni sepanjang kurang lebih 750 meter. Mulai dari utara pasar hingga perbatasan dengan Desa Temenggungan. Lebar jalan itu nantinya akan mencapai 14 meter. Tak hanya melebarkan jalan, juga memasang gorong-gorong dan membuat saluran terbuka. ‘’Saat ini pekerjaan masih berlangsung. Jadi satu paket pekerjaan dengan rehabilitasi jalan Tinap-Jungke,’’ terangnya.

Peningkatan jalan dan jembatan itu memang menjadi salah satu prioritas DPUPR Magetan. Sehingga, kegiatan pariwisata yang digagas Kang Woto-Bunda Nanik bisa terlaksana. Diharapkan, bakal banyak kunjungan dari biasanya. Apalagi, saat ini sudah ada ribuan masyarakat luar daerah yang menjadi santriwan dan santriwati di sana. ‘’Bisa menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat setempat,’’ pungkasnya. (bel/adv/fin)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan terus menyempurnakan infrastruktur di Desa Temboro, Karas. Guna mendukung program Bupati Magetan Suprawoto-Wabup Nanik Rusminiarti dalam mengembangkan kawasan wisata religi. Tahun ini, jembatan dan jalan kembali dipoles melanjutkan pekerjaan di tahun sebelumnya. ‘’Supaya pengunjung semakin nyaman menuju lokasi wisata,’’ terang Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Magetan Parlan.

Kini, jembatan Randu Kuning, mulai dikerjakan lagi. Melanjutkan pembangunan struktur bagian bawah yang dikerjakan tahun lalu. APBD hingga Rp 2,85 miliar dikucurkan untuk melanjutkan pembangunan struktur atas jembatan. CV Aliyyah bakal memperlebar bangunan jembatan. Dari semula 4 menjadi 14 meter. ‘’Lalu lintas di sini sangat ramai. Supaya pengendara tidak kesusahan kalau berpapasan, terutama kendaraan roda empat,’’ terangnya.

Peningkatan infrastruktur menuju kawasan wisata Temboro dilakukan bertahap. Menyesuaikan dengan kemampuan daerah. Namun, tahun ini dipastikan sudah selesai. Jembatan yang menjadi penghubung Kecamatan Karas, Maospati, dan Sukomoro itu sudah tuntas tahun ini. Tak ada lagi kendaraan yang antre lewat jembatan. ‘’Ini upaya kami untuk mendukung kegiatan pariwisata,’’ katanya.

Baca Juga :  Marketplace PARI Wadahi Petani dan Peternak

DPUPR juga melanjutkan pekerjaan pelebaran jalan di Kota Madinah-nya Magetan itu. Yakni sepanjang kurang lebih 750 meter. Mulai dari utara pasar hingga perbatasan dengan Desa Temenggungan. Lebar jalan itu nantinya akan mencapai 14 meter. Tak hanya melebarkan jalan, juga memasang gorong-gorong dan membuat saluran terbuka. ‘’Saat ini pekerjaan masih berlangsung. Jadi satu paket pekerjaan dengan rehabilitasi jalan Tinap-Jungke,’’ terangnya.

Peningkatan jalan dan jembatan itu memang menjadi salah satu prioritas DPUPR Magetan. Sehingga, kegiatan pariwisata yang digagas Kang Woto-Bunda Nanik bisa terlaksana. Diharapkan, bakal banyak kunjungan dari biasanya. Apalagi, saat ini sudah ada ribuan masyarakat luar daerah yang menjadi santriwan dan santriwati di sana. ‘’Bisa menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat setempat,’’ pungkasnya. (bel/adv/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/