alexametrics
23.7 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Pemkab Magetan Tunggu Perbaikan Jalan Thamrin yang Ambrol

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Perbaikan titik di Jalan Thamrin yang ambrol hingga kini belum dilakukan. Usulan pembangunan talut kepada BBWS Bengawan Solo ditolak. Namun, BBWS menjanjikan teknologi baru untuk memperbaiki titik jalan yang longsor ke Kali Gandong tersebut. ‘’Kami sudah bertemu dan membahas perbaikannya,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto Senin (23/9).

Suprawoto menjelaskan, pihak BBWS bakal membangun bronjong. Bukan sekadar dari kawat diisi batu, bronjong itu akan ditanam pada pohon yang memiliki akar dalam sehingga kuat menahan arus Kali Gandong yang deras saat musim penghujan. ‘’Ini teknologi baru. Temuan itu rencananya akan diterapkan di sini,’’ ujarnya.  ‘’Kelemahannya talut itu tidak kuat,’’ imbuh Kang Woto, sapaan akrab Suprawoto.

Dia belum bisa memastikan kapan bronjong itu dibangun, apakah tahun ini atau pada 2020 mendatang. Pun, diakuinya penganggaran tidak bisa cepat. Ada tahapan yang harus dilalui karena duit yang digunakan adalah uang negara yang butuh pertanggungjawaban. ‘’Mereka (BBWS Bengawan Solo, Red) sudah ke sini untuk meyakinkan kami. Pasti akan dibangun,’’ ungkap mantan sekjen Kominfo itu.

Baca Juga :  Kapolres Magetan Sebut Peredaran Miras Rambah Semua Kecamatan

Sejatinya Kang Woto menginginkan agar jalan yang ambrol itu segera diperbaiki. Alasannya, berisiko mencelakai warga lantaran sudah memakan badan Jalan Thamrin hingga akhirnya jalan itu ditutup. ‘’Kalau saya inginnya secepatnya. Tapi, kan tidak bisa memaksa. Yang jelas, kami sudah berupaya agar segera diperbaiki,’’ tegasnya.

Sekadar diketahui, titik tersebut ambrol pada Februari tahun lalu. Tinggi longsoran tanggul mencapai 16 meter. BPBD Magetan pun sudah berulang kali menanyakan perbaikannya kepada BBWS. Namun, karena ada bencana di Pacitan, anggaran perbaikannya dialihkan terlebih dahulu ke kota itu.

Pihak BBWS Bengawan solo juga menyebut bahwa perbaikan tanggul itu belum urgen. Alhasil, Pemkab Magetan hanya bisa menunggu. (bel/c1/isd)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Perbaikan titik di Jalan Thamrin yang ambrol hingga kini belum dilakukan. Usulan pembangunan talut kepada BBWS Bengawan Solo ditolak. Namun, BBWS menjanjikan teknologi baru untuk memperbaiki titik jalan yang longsor ke Kali Gandong tersebut. ‘’Kami sudah bertemu dan membahas perbaikannya,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto Senin (23/9).

Suprawoto menjelaskan, pihak BBWS bakal membangun bronjong. Bukan sekadar dari kawat diisi batu, bronjong itu akan ditanam pada pohon yang memiliki akar dalam sehingga kuat menahan arus Kali Gandong yang deras saat musim penghujan. ‘’Ini teknologi baru. Temuan itu rencananya akan diterapkan di sini,’’ ujarnya.  ‘’Kelemahannya talut itu tidak kuat,’’ imbuh Kang Woto, sapaan akrab Suprawoto.

Dia belum bisa memastikan kapan bronjong itu dibangun, apakah tahun ini atau pada 2020 mendatang. Pun, diakuinya penganggaran tidak bisa cepat. Ada tahapan yang harus dilalui karena duit yang digunakan adalah uang negara yang butuh pertanggungjawaban. ‘’Mereka (BBWS Bengawan Solo, Red) sudah ke sini untuk meyakinkan kami. Pasti akan dibangun,’’ ungkap mantan sekjen Kominfo itu.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Gencar Majukan Sektor Peternakan dan Perikanan

Sejatinya Kang Woto menginginkan agar jalan yang ambrol itu segera diperbaiki. Alasannya, berisiko mencelakai warga lantaran sudah memakan badan Jalan Thamrin hingga akhirnya jalan itu ditutup. ‘’Kalau saya inginnya secepatnya. Tapi, kan tidak bisa memaksa. Yang jelas, kami sudah berupaya agar segera diperbaiki,’’ tegasnya.

Sekadar diketahui, titik tersebut ambrol pada Februari tahun lalu. Tinggi longsoran tanggul mencapai 16 meter. BPBD Magetan pun sudah berulang kali menanyakan perbaikannya kepada BBWS. Namun, karena ada bencana di Pacitan, anggaran perbaikannya dialihkan terlebih dahulu ke kota itu.

Pihak BBWS Bengawan solo juga menyebut bahwa perbaikan tanggul itu belum urgen. Alhasil, Pemkab Magetan hanya bisa menunggu. (bel/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/