23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Gelapkan Mobil Mantan Mertua, Dituntut Penjara Setahun

MAGETANJawa Pos Radar Madiun – Kasus penggelapan mobil yang melibatkan mantan mertua dan menantu di Magetan memasuki babak baru. Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) setempat kemarin (24/1), jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat menuntut penjara satu tahun Robby Dwiyanto, terdakwa perkara itu.

Tuntutan itu mendasar fakta persidangan. Bila merujuk pasal 372 KUHP juncto 376 KUHP, ancaman hukuman maksimalnya empat tahun penjara. Terdakwa dinilai kooperatif dan tunduk pada aturan persidangan. ‘’JPU perlu hati-hati untuk menyusun tuntutan agar keadilan dapat ditegakkan,’’ kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan Antonius.

Seperti diketahui, Robby, warga Desa Kediren, Lembeyan, diduga menggelapkan mobil milik Masrizal, mantan mertuanya. Robby melakukan aksinya saat masih terikat perkawinan dengan putri warga Desa Banjeng Tulung, Kawedanan, tersebut.

Baca Juga :  Terduga Teroris yang Diringkus di Plaosan Jarang Keluar Rumah

Ketika itu, Robby meminjam mobil bernomor polisi AE 1741 NI untuk berobat. Namun tidak kunjung dikembalikan sesuai janjinya. ‘’Untuk agenda sidang selanjutnya rencana akan dilakukan secara online,’’ lanjutnya.

Seharusnya pembacaaan tuntutan JPU itu disampaikan pada sidang yang digelar Selasa pekan lalu (17/1). Namun urung terlaksana lantaran sidang ditunda. Alasannya, JPU belum tuntas menyusun tuntutan. (mg1/kid) 

MAGETANJawa Pos Radar Madiun – Kasus penggelapan mobil yang melibatkan mantan mertua dan menantu di Magetan memasuki babak baru. Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) setempat kemarin (24/1), jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat menuntut penjara satu tahun Robby Dwiyanto, terdakwa perkara itu.

Tuntutan itu mendasar fakta persidangan. Bila merujuk pasal 372 KUHP juncto 376 KUHP, ancaman hukuman maksimalnya empat tahun penjara. Terdakwa dinilai kooperatif dan tunduk pada aturan persidangan. ‘’JPU perlu hati-hati untuk menyusun tuntutan agar keadilan dapat ditegakkan,’’ kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan Antonius.

Seperti diketahui, Robby, warga Desa Kediren, Lembeyan, diduga menggelapkan mobil milik Masrizal, mantan mertuanya. Robby melakukan aksinya saat masih terikat perkawinan dengan putri warga Desa Banjeng Tulung, Kawedanan, tersebut.

Baca Juga :  Ayah-Anak Kompak Curi Motor

Ketika itu, Robby meminjam mobil bernomor polisi AE 1741 NI untuk berobat. Namun tidak kunjung dikembalikan sesuai janjinya. ‘’Untuk agenda sidang selanjutnya rencana akan dilakukan secara online,’’ lanjutnya.

Seharusnya pembacaaan tuntutan JPU itu disampaikan pada sidang yang digelar Selasa pekan lalu (17/1). Namun urung terlaksana lantaran sidang ditunda. Alasannya, JPU belum tuntas menyusun tuntutan. (mg1/kid) 

Most Read

Artikel Terbaru