23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Tahun Lalu, 52.878 Ton Sampah di Magetan Belum Terkelola

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Separo dari total timbulan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milangasri tahun lalu tidak terkelola. Kendati demikian, dinas lingkungan hidup (DLH) mengklaim terjadi tren positif peningkatan jumlah sampah yang dikelola. ”Sedangkan sampah yang belum terkelola turun,” kata Kepala DLH Magetan Saif Muchlissun kemarin (23/1).

Muchlis, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa timbulan sampah tahun lalu 100.648 ton. Sebanyak 52.878 ton di antaranya belum terkelola. Bila disandingkan data 2021, sampah belum terkelola 70. 125 ton dari total 97.393 ton timbulan (selengkapnya lihat grafis). ”Pada 2021, sampah terkelola baru 28 persen, tahun lalu naik 50 persen,” ujarnya.

Menurut Muchlis, peningkatan jumlah sampah yang dikelola menandakan instruksi Bupati Suprawoto berhasil. Kang Woto, sapaan akrabnya, meminta pengelolaan sampah sejak tingkat desa/kelurahan. Bila 235 desa/kelurahan menerapkan, capaiannya diyakini bakal meningkat tahun ini. ”Karena tugas mengelola sampah bukan hanya DLH, warga yang menghasilkan sampah dari berbagai aktivitas juga ikut bertanggung jawab,” tuturnya. (mg1/cor)

Baca Juga :  SMK PSM 2 Takeran Raih Status Pusat Keunggulan Teknik Pemesinan

PENGELOLAAN SAMPAH DALAM ANGKA

TIMBULAN

2022    : 100.648 ton

2021    : 97.393 ton

BELUM TERKELOLA

2022    : 52.878 ton

2021    : 70.125 ton

TERKELOLA

2022    : 47. 770 ton

2021    : 27. 814 ton

PERSENTASE

2022    : masing-masing 50 persen terkelola dan belum terkelola

2021    : 28 persen terkelola dan 72 persen belum terkelola

 Sumber: DLH Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Separo dari total timbulan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milangasri tahun lalu tidak terkelola. Kendati demikian, dinas lingkungan hidup (DLH) mengklaim terjadi tren positif peningkatan jumlah sampah yang dikelola. ”Sedangkan sampah yang belum terkelola turun,” kata Kepala DLH Magetan Saif Muchlissun kemarin (23/1).

Muchlis, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa timbulan sampah tahun lalu 100.648 ton. Sebanyak 52.878 ton di antaranya belum terkelola. Bila disandingkan data 2021, sampah belum terkelola 70. 125 ton dari total 97.393 ton timbulan (selengkapnya lihat grafis). ”Pada 2021, sampah terkelola baru 28 persen, tahun lalu naik 50 persen,” ujarnya.

Menurut Muchlis, peningkatan jumlah sampah yang dikelola menandakan instruksi Bupati Suprawoto berhasil. Kang Woto, sapaan akrabnya, meminta pengelolaan sampah sejak tingkat desa/kelurahan. Bila 235 desa/kelurahan menerapkan, capaiannya diyakini bakal meningkat tahun ini. ”Karena tugas mengelola sampah bukan hanya DLH, warga yang menghasilkan sampah dari berbagai aktivitas juga ikut bertanggung jawab,” tuturnya. (mg1/cor)

Baca Juga :  SMK PSM 2 Takeran Raih Status Pusat Keunggulan Teknik Pemesinan

PENGELOLAAN SAMPAH DALAM ANGKA

TIMBULAN

2022    : 100.648 ton

2021    : 97.393 ton

BELUM TERKELOLA

2022    : 52.878 ton

2021    : 70.125 ton

TERKELOLA

2022    : 47. 770 ton

2021    : 27. 814 ton

PERSENTASE

2022    : masing-masing 50 persen terkelola dan belum terkelola

2021    : 28 persen terkelola dan 72 persen belum terkelola

 Sumber: DLH Magetan

Most Read

Artikel Terbaru