alexametrics
23.2 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

PPDB Online SD-SMP di Magetan Digelar 16-18 Juni

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Aturan main penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2022/2023 disusun lebih fleksibel guna memaksimalkan pemenuhan pagu tiap sekolah. Pasalnya, bila terlalu saklek, dikhawatirkan banyak sekolah kesulitan menjaring murid baru. ‘’Di tahun-tahun sebelumnya pasti ada sekolah yang kesulitan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suwata, Rabu (25/5).

Jadwal PPDB digelar serentak di semua jenjang. Mulai TK, SD, hingga SMP. Pendaftaran offline bakal dihelat 13-15 Juni. Jalur masuknya meliputi jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua. Sedangkan pendaftaran online dimulai 16-18 Juni, khusus jalur zonasi.

Jalur zonasi diberi porsi paling banyak, minimal 50 persen. Disusul jalur prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orang tua 5 persen. ‘’Aturan jalur zonasi itu minimal di tiap sekolah, jadi bisa saja lebih dari 50 persen,’’ terang Suwata.

Baca Juga :  Dinkes Magetan Launching Posyandu Remaja Ponpes Baitul Ulum

Kekurangan PPDB edisi-edisi sebelumnya, banyak sekolah di desa-desa yang tetap kesulitan menjaring murid baru. Baik SD maupun SMP. Guna memaksimalkan pemenuhan pagu, sekolah tetap diperbolehkan menerima murid baru kendati PPDB telah berakhir. ‘’Prinsipnya, semua calon siswa pasti diterima walaupun terlambat, selama MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) 11 Juli belum berlangsung,’’ pungkasnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Aturan main penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2022/2023 disusun lebih fleksibel guna memaksimalkan pemenuhan pagu tiap sekolah. Pasalnya, bila terlalu saklek, dikhawatirkan banyak sekolah kesulitan menjaring murid baru. ‘’Di tahun-tahun sebelumnya pasti ada sekolah yang kesulitan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suwata, Rabu (25/5).

Jadwal PPDB digelar serentak di semua jenjang. Mulai TK, SD, hingga SMP. Pendaftaran offline bakal dihelat 13-15 Juni. Jalur masuknya meliputi jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua. Sedangkan pendaftaran online dimulai 16-18 Juni, khusus jalur zonasi.

Jalur zonasi diberi porsi paling banyak, minimal 50 persen. Disusul jalur prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orang tua 5 persen. ‘’Aturan jalur zonasi itu minimal di tiap sekolah, jadi bisa saja lebih dari 50 persen,’’ terang Suwata.

Baca Juga :  Kerusakan di SDN 2 Kuwonharjo Tak Tersentuh Perhatian Pemkab Magetan

Kekurangan PPDB edisi-edisi sebelumnya, banyak sekolah di desa-desa yang tetap kesulitan menjaring murid baru. Baik SD maupun SMP. Guna memaksimalkan pemenuhan pagu, sekolah tetap diperbolehkan menerima murid baru kendati PPDB telah berakhir. ‘’Prinsipnya, semua calon siswa pasti diterima walaupun terlambat, selama MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) 11 Juli belum berlangsung,’’ pungkasnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/