alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Suhu Lawu Capai 10 Derajat Celsius

MAGETAN – Beberapa hari belakangan, Magetan, diselimuti hawa dingin. Bahkan, berdasarkan aplikasi Accu Weather, Senin (24/6) pagi, suhu terendah adalah 14 derajat celsius. Bahkan, di atas puncak Gunung Lawu suhu bisa mencapai dibawah 10 derajat celsius.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra mengatakan, kondisi saat ini adalah suhu paling dingin selama dua tahun terakhir. Tahun lalu, suhu terendah yang ditampilkan Accu Weather adalah 16 derajat celsius. Sementara, saat ini, berkisar antara 14–15 derajat celsius saat pagi. ‘’Disebabkan karena adanya anomali cuaca,’’ ungkapnya.

Kendati mendiding, Fery menyatakan pendakian ke puncak Gunung Lawu masih dibuka. Tetapi, pengawasan terhadap kondisi para pendaki diperketat. Pemeriksaan kesehatan wajib dilakukan sebagai syarat untuk mendaki. ‘’Yang pasti, bawa perlengkapan ekstra,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Tunggu Perbaikan Jalan Thamrin yang Ambrol

Sementara berdasarkan rilis yang diterima oleh Radar Magetan dari BMKG Juanda, dijelaskan bahwa fenomena ini disebabkan kondisi meteorologis peralihan musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung. Di mana, angin monsun dari Australia tengah bertiup kencang menuju Asia. Aliran massa dingin tersebut menyebabkan perubahan suhu menjadi lebih dingin di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi lebih dingin terutama dirasakan di berbagai daerah di Jawa Timur. Selain itu, BMKG juga menjelaskan bahwa saat peralihan kemarau, umumnya suhu udara lebih dingin dan permukaan bumi lebih kering. Cuaca setiap hari juga rata-rata lebih cerah dan tanpa awan. Karena ketiadaan awan itulah, panas matahari lebih cepat terserap bumi. Namun, saat malam, pelepasan panas terjadi sangat cepat. Sehingga siangnya panas, malamnya dingin sekali. (mgc/her)

MAGETAN – Beberapa hari belakangan, Magetan, diselimuti hawa dingin. Bahkan, berdasarkan aplikasi Accu Weather, Senin (24/6) pagi, suhu terendah adalah 14 derajat celsius. Bahkan, di atas puncak Gunung Lawu suhu bisa mencapai dibawah 10 derajat celsius.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra mengatakan, kondisi saat ini adalah suhu paling dingin selama dua tahun terakhir. Tahun lalu, suhu terendah yang ditampilkan Accu Weather adalah 16 derajat celsius. Sementara, saat ini, berkisar antara 14–15 derajat celsius saat pagi. ‘’Disebabkan karena adanya anomali cuaca,’’ ungkapnya.

Kendati mendiding, Fery menyatakan pendakian ke puncak Gunung Lawu masih dibuka. Tetapi, pengawasan terhadap kondisi para pendaki diperketat. Pemeriksaan kesehatan wajib dilakukan sebagai syarat untuk mendaki. ‘’Yang pasti, bawa perlengkapan ekstra,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kepulangan SBY tanpa Agenda Politik

Sementara berdasarkan rilis yang diterima oleh Radar Magetan dari BMKG Juanda, dijelaskan bahwa fenomena ini disebabkan kondisi meteorologis peralihan musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung. Di mana, angin monsun dari Australia tengah bertiup kencang menuju Asia. Aliran massa dingin tersebut menyebabkan perubahan suhu menjadi lebih dingin di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi lebih dingin terutama dirasakan di berbagai daerah di Jawa Timur. Selain itu, BMKG juga menjelaskan bahwa saat peralihan kemarau, umumnya suhu udara lebih dingin dan permukaan bumi lebih kering. Cuaca setiap hari juga rata-rata lebih cerah dan tanpa awan. Karena ketiadaan awan itulah, panas matahari lebih cepat terserap bumi. Namun, saat malam, pelepasan panas terjadi sangat cepat. Sehingga siangnya panas, malamnya dingin sekali. (mgc/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/