23.4 C
Madiun
Saturday, November 26, 2022

Positif Covid-19 dan HIV, Pria asal Desa Tulung Ditemukan Tewas Gantung Diri

MAGETANJawa Pos Radar Madiun – Seorang penderita HIV AIDS dan penyakit komplikasi penyerta asal Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Magetan, ditemukan gantung diri di rumahnya, Jumat (25/11) pukul 06.15.

Kasubag Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, pria berinisial S, 60 tersebut juga berstatus pasien positif Covid-19. Selama sepekan terakhir, orang dengan HIV AIDS (ODHA) itu menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Menurut keterangan keluarga, korban mengidap HIV sejak setahun terakhir,” ungkapnya.

Usai ditemukan gantung diri, pihak keluarga langsung melapor ke perangkat desa dan kepolisian. Setelah divisum, dipastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. “Disimpulkan sebagai kematian akibat gantung diri,” kata Budi.

Baca Juga :  Stok Vial Vaksin Terbatas, Bupati Magetan Keluhkan Distribusi Lamban

Pihak keluarga memohon untuk tidak dilakukan otopsi. Oleh polisi, jasad S lantas diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara agama dan sesuai protokol kesehatan (prokes). “Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. (mg1/naz)

MAGETANJawa Pos Radar Madiun – Seorang penderita HIV AIDS dan penyakit komplikasi penyerta asal Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Magetan, ditemukan gantung diri di rumahnya, Jumat (25/11) pukul 06.15.

Kasubag Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, pria berinisial S, 60 tersebut juga berstatus pasien positif Covid-19. Selama sepekan terakhir, orang dengan HIV AIDS (ODHA) itu menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Menurut keterangan keluarga, korban mengidap HIV sejak setahun terakhir,” ungkapnya.

Usai ditemukan gantung diri, pihak keluarga langsung melapor ke perangkat desa dan kepolisian. Setelah divisum, dipastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. “Disimpulkan sebagai kematian akibat gantung diri,” kata Budi.

Baca Juga :  Tebing Longsor, Satu Rumah Rusak

Pihak keluarga memohon untuk tidak dilakukan otopsi. Oleh polisi, jasad S lantas diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara agama dan sesuai protokol kesehatan (prokes). “Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. (mg1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/