alexametrics
28.4 C
Madiun
Monday, June 27, 2022

Tahun Depan Uji Tanam Varietas Baru, Pemkab Magetan Gandeng Balitjestro

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Esensi berwisata adalah pengalaman. Itu bisa didapatkan dari wisata petik buah stroberi di Kecamatan Plaosan. Supaya pengalaman wisatawan semakin kaya, buah yang dibeli harus memiliki rasa istimewa. ‘’Sehingga harus varietas unggul,’’ kata Kabid Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Magetan Agustin Nurul Qomariyah, Kamis (26/5).

Di Magetan terdapat 20 destinasi wisata petik buah. Sebanyak 15 kebun di antaranya berada di wilayah Cemorosewu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sisanya di Desa Dadi, juga di Plaosan. Puluhan kebun buah itu setiap hari tak pernah sepi dari wisatawan. ‘’Semakin ramai karena didukung lokasi yang strategis, masih satu kawasan wisata,’’ terangnya.

Baca Juga :  Gagal Evakuasi Satwa Dilindungi

Dengan memilih dan memetik buah yang hendak dibawa pulang, wisatawan menemukan kepuasan tersendiri. Karena itu, DTPHPKP menggandeng Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) dalam meriset varietas buah yang terbaik. Dengan begitu, buah yang ditanam petani berkualitas. ‘’Varietas baru buah stroberi rencananya diuji tanam mulai Januari di Cemorosewu,’’ sebut Agustin.

Selain stroberi, jeruk pamelo juga menjadi buah lokal prioritas di Magetan. Namun, wisata petik jeruk pamelo belum banyak. Hingga kini baru ada tiga destinasi petik jeruk pamelo. Menurut Agustin, pamornya masih kalah dibanding wisata petik stroberi di Plaosan. ‘’Supaya wisata petik buah dapat semakin berkembang, petani harus mengembangkan kapasitasnya. Termasuk menjalankan pertanian yang organik,’’ tuturnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Esensi berwisata adalah pengalaman. Itu bisa didapatkan dari wisata petik buah stroberi di Kecamatan Plaosan. Supaya pengalaman wisatawan semakin kaya, buah yang dibeli harus memiliki rasa istimewa. ‘’Sehingga harus varietas unggul,’’ kata Kabid Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Magetan Agustin Nurul Qomariyah, Kamis (26/5).

Di Magetan terdapat 20 destinasi wisata petik buah. Sebanyak 15 kebun di antaranya berada di wilayah Cemorosewu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sisanya di Desa Dadi, juga di Plaosan. Puluhan kebun buah itu setiap hari tak pernah sepi dari wisatawan. ‘’Semakin ramai karena didukung lokasi yang strategis, masih satu kawasan wisata,’’ terangnya.

Baca Juga :  Terdakwa Pembunuhan Ini Menangis di Persidangan

Dengan memilih dan memetik buah yang hendak dibawa pulang, wisatawan menemukan kepuasan tersendiri. Karena itu, DTPHPKP menggandeng Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) dalam meriset varietas buah yang terbaik. Dengan begitu, buah yang ditanam petani berkualitas. ‘’Varietas baru buah stroberi rencananya diuji tanam mulai Januari di Cemorosewu,’’ sebut Agustin.

Selain stroberi, jeruk pamelo juga menjadi buah lokal prioritas di Magetan. Namun, wisata petik jeruk pamelo belum banyak. Hingga kini baru ada tiga destinasi petik jeruk pamelo. Menurut Agustin, pamornya masih kalah dibanding wisata petik stroberi di Plaosan. ‘’Supaya wisata petik buah dapat semakin berkembang, petani harus mengembangkan kapasitasnya. Termasuk menjalankan pertanian yang organik,’’ tuturnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/