alexametrics
24.5 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Progres Pembangunan Gedung Literasi Capai 99,50 Persen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pembangunan Gedung Literasi nyaris selesai. Terhitung kemarin (25/11), megaproyek yang ditangani PT Haidasari Lestari (HL) itu mencapai 99,50 persen. ‘’Tinggal fokus meningkatkan kerapian,’’ kata Direktur CV Kian Konsultan Hari Cahyono.

Hari menyebut, volume pembangunan gedung dua lantai yang dibangun di kompleks wisata Kebun Refugia itu sudah mencapai seratus persen. Artinya, seluruh sarana dan prasarana yang harus dibangun PT HL sudah selesai dibangun seluruhnya. Namun, bukan berarti pekerjaan mereka tuntas.

Pasalnya, banyak pekerjaan PT HL yang belum sesuai spesifikasi. Misalnya, pengecatan yang belum rapi dan masih terlihat belang. Juga dijumpai paving block yang sudah pecah-pecah. ‘’Cat yang belum rapi itu harus dirapikan. Paving block yang rusak juga harus diganti. Kalau sudah, baru bisa dikatakan seratus persen,’’ terangnya.

Baca Juga :  Polemik RTLH: Toko Salah Merekap, Kades Malah Menagih

Perwakilan CV Kian Konsultan sudah bertemu dengan PT HL dan meminta mereka memenuhi kekurangan-kekurangan tersebut. Pelaksana, kata Hari, harus menyelesaikan proyek senilai Rp 8,2 miliar itu sesuai spesifikasi yang tertera pada kontrak mereka. ‘’Kami tidak mau kalau masih belum sempurna,’’ tegas Hari.

Widdy Hermanto, pelaksana lapangan pembangunan Gedung Literasi PT HL, mengakui bahwa pekerjaan mereka belum tuntas seratus persen. Saat ini pihaknya fokus merapikan pengecatan serta mengganti paving block yang rusak. ‘’Kurang merapikan sedikit,’’ klaimnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pembangunan Gedung Literasi nyaris selesai. Terhitung kemarin (25/11), megaproyek yang ditangani PT Haidasari Lestari (HL) itu mencapai 99,50 persen. ‘’Tinggal fokus meningkatkan kerapian,’’ kata Direktur CV Kian Konsultan Hari Cahyono.

Hari menyebut, volume pembangunan gedung dua lantai yang dibangun di kompleks wisata Kebun Refugia itu sudah mencapai seratus persen. Artinya, seluruh sarana dan prasarana yang harus dibangun PT HL sudah selesai dibangun seluruhnya. Namun, bukan berarti pekerjaan mereka tuntas.

Pasalnya, banyak pekerjaan PT HL yang belum sesuai spesifikasi. Misalnya, pengecatan yang belum rapi dan masih terlihat belang. Juga dijumpai paving block yang sudah pecah-pecah. ‘’Cat yang belum rapi itu harus dirapikan. Paving block yang rusak juga harus diganti. Kalau sudah, baru bisa dikatakan seratus persen,’’ terangnya.

Baca Juga :  Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu Berlanjut

Perwakilan CV Kian Konsultan sudah bertemu dengan PT HL dan meminta mereka memenuhi kekurangan-kekurangan tersebut. Pelaksana, kata Hari, harus menyelesaikan proyek senilai Rp 8,2 miliar itu sesuai spesifikasi yang tertera pada kontrak mereka. ‘’Kami tidak mau kalau masih belum sempurna,’’ tegas Hari.

Widdy Hermanto, pelaksana lapangan pembangunan Gedung Literasi PT HL, mengakui bahwa pekerjaan mereka belum tuntas seratus persen. Saat ini pihaknya fokus merapikan pengecatan serta mengganti paving block yang rusak. ‘’Kurang merapikan sedikit,’’ klaimnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/