27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Berawal dari Pecah Ban, Enam Kendaraan Terlibat Laka Lantas Karambol di Takeran

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Puing kendaraan berserakan di Jalan Raya Takeran-Kawedanan, masuk Kelurahan/Kecamatan Takeran, kemarin (26/9). Penyebabnya, ada enam kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karambol sekitar pukul 09.30. Satu pengendara sampai harus dilarikan ke RSUD dr Soedono, Kota Madiun.

Kejadian bermula saat mobil Nissan Grand Livina AE 1044 RR yang dikemudikan Sugianto, warga Genengan, Kawedanan, melaju dari timur ke barat. Sesampainya di depan lapangan Kelurahan Takeran, tiba-tiba ban depan mobil Sugianto pecah. ‘’Mobil langsung oleng ke kanan,’’ kata Sugianto yang mengaku dalam perjalanan sepulang menjenguk ibunya di rumah sakit.

Mobil Sugianto menyerempet Suzuki Carry AE 8767 NI yang dikemudikan Suwondo, warga Kuwonharjo, Takeran. Lalu, menggasak Honda Scoopy AE 4325 ID yang dikendarai Basuki, warga Tawangrejo, Takeran, serta mobil Toyota Avanza AE 1751 PF yang dikemudikan Siran Triono, warga Kepuhrejo, Takeran. ‘’Mobil saya berhenti setelah menabrak Avanza,’’ ujarnya.

Baca Juga :  SMK Kesehatan PGRI Nebeng SMKN 2 Magetan

Laka lantas tak berhenti sampai di situ. Sepeda motor Basuki turut menyambar Honda Revo AE 2918 GS yang dikendarai Vicy Romansyah, warga Demangan, Taman, Kota Madiun. Dia melaju di belakang Grand Livina. Sementara, Elok, warga Driyorejo, Nguntoronadi, yang mengendarai Honda Vario AE 3558 NW menabrak bodi belakang Avanza lantaran tak kuasa mengerem.

Kasatlantas Polres Magetan AKP Trifonia Situmorang memastikan seluruh korban dalam keadaan sadar. Sebagian besar hanya mengalami luka ringan. Namun, Basuki, pengendara Scoopy, mengalami luka cukup parah pada tangan kiri dan mulut. ‘’Seluruh kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti. Total kerugian sekitar Rp 20 juta,’’ ungkapnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Puing kendaraan berserakan di Jalan Raya Takeran-Kawedanan, masuk Kelurahan/Kecamatan Takeran, kemarin (26/9). Penyebabnya, ada enam kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karambol sekitar pukul 09.30. Satu pengendara sampai harus dilarikan ke RSUD dr Soedono, Kota Madiun.

Kejadian bermula saat mobil Nissan Grand Livina AE 1044 RR yang dikemudikan Sugianto, warga Genengan, Kawedanan, melaju dari timur ke barat. Sesampainya di depan lapangan Kelurahan Takeran, tiba-tiba ban depan mobil Sugianto pecah. ‘’Mobil langsung oleng ke kanan,’’ kata Sugianto yang mengaku dalam perjalanan sepulang menjenguk ibunya di rumah sakit.

Mobil Sugianto menyerempet Suzuki Carry AE 8767 NI yang dikemudikan Suwondo, warga Kuwonharjo, Takeran. Lalu, menggasak Honda Scoopy AE 4325 ID yang dikendarai Basuki, warga Tawangrejo, Takeran, serta mobil Toyota Avanza AE 1751 PF yang dikemudikan Siran Triono, warga Kepuhrejo, Takeran. ‘’Mobil saya berhenti setelah menabrak Avanza,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Vixion Hantam Supra X di Jalan Raya Madiun-Dimong, Dua Tewas di Tempat

Laka lantas tak berhenti sampai di situ. Sepeda motor Basuki turut menyambar Honda Revo AE 2918 GS yang dikendarai Vicy Romansyah, warga Demangan, Taman, Kota Madiun. Dia melaju di belakang Grand Livina. Sementara, Elok, warga Driyorejo, Nguntoronadi, yang mengendarai Honda Vario AE 3558 NW menabrak bodi belakang Avanza lantaran tak kuasa mengerem.

Kasatlantas Polres Magetan AKP Trifonia Situmorang memastikan seluruh korban dalam keadaan sadar. Sebagian besar hanya mengalami luka ringan. Namun, Basuki, pengendara Scoopy, mengalami luka cukup parah pada tangan kiri dan mulut. ‘’Seluruh kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti. Total kerugian sekitar Rp 20 juta,’’ ungkapnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/