alexametrics
25.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Magetan Rawan Dilanda Hujan Lebat hingga Akhir Oktober

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Siapkan payung dan jas hujan. Magetan dan sejumlah daerah di Jatim diprediksi bakal dilanda hujan dengan intensitas sedang-lebat hingga 30 Oktober mendatang. Penyebabnya, bibit siklon tropis yang muncul di belahan bumi utara Indonesia. ‘’Kami mengimbau masyarakat untuk waspada,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi, Rabu (27/10).

Menurut pengamatan BMKG, ada dua bibit siklon tropis yang terpantau pada awal pekan ini. Bibit siklon tropis pertama tumbuh di timur Filipina. Siklon tersebut menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah perairan. Sementara bibit siklon di Laut China Selatan menjadi biang sejumlah daerah, termasuk Magetan, sering dilanda hujan lebat. ‘’Bahkan bisa disertai petir dan angin kencang,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Fokus Atasi Dampak Pandemi, Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun Ini

Eka meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi yang rawan muncul akibat fenomena tersebut. Longsor, lanjut Eka, rawan melanda Kecamatan Plaosan dan Poncol. Sementara, Kecamatan Kartoharjo rawan dilanda banjir. ‘’Kami sudah pasang alat pendeteksi dini banjir di Jajar dan Malang. Kami dan relawan juga sudah menyebar personel di 18 kecamatan,’’ ungkapnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Siapkan payung dan jas hujan. Magetan dan sejumlah daerah di Jatim diprediksi bakal dilanda hujan dengan intensitas sedang-lebat hingga 30 Oktober mendatang. Penyebabnya, bibit siklon tropis yang muncul di belahan bumi utara Indonesia. ‘’Kami mengimbau masyarakat untuk waspada,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi, Rabu (27/10).

Menurut pengamatan BMKG, ada dua bibit siklon tropis yang terpantau pada awal pekan ini. Bibit siklon tropis pertama tumbuh di timur Filipina. Siklon tersebut menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah perairan. Sementara bibit siklon di Laut China Selatan menjadi biang sejumlah daerah, termasuk Magetan, sering dilanda hujan lebat. ‘’Bahkan bisa disertai petir dan angin kencang,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Ada Hiburan Orkes, Izin Kegiatan Bersih Desa Dicabut Satgas Covid-19 Magetan

Eka meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi yang rawan muncul akibat fenomena tersebut. Longsor, lanjut Eka, rawan melanda Kecamatan Plaosan dan Poncol. Sementara, Kecamatan Kartoharjo rawan dilanda banjir. ‘’Kami sudah pasang alat pendeteksi dini banjir di Jajar dan Malang. Kami dan relawan juga sudah menyebar personel di 18 kecamatan,’’ ungkapnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/