alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Hadiri Hajatan, Enam Warga Gebyok Terpapar Covid-19

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kasus penularan Covid-19 dari klaster hajatan makin bertambah di Magetan. Setelah Kediren, Purwosari, dan Waduk, giliran warga Gebyok, Karangrejo, tertular korona usai menghadiri hajatan. ‘’Muncul enam kasus positif dari awalnya satu,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohmat Hidayat, Senin (28/6).

Enam kasus positif di Gebyok bermula dari seorang warga yang mengeluh sakit usai menghadiri sebuah hajatan di wilayah Magetan. Setelah memeriksakan diri secara mandiri, diketahui bahwa yang bersangkutan positif terpapar virus korona. Puskesmas Karangrejo lantas melacak kontak eratnya. ‘’Ditemukan ada 16 warga setempat yang berkontak erat,’’ ujarnya.

Pihak puskesmas melakukan tes cepat antigen terhadap 16 orang tersebut. Hasilnya, lima warga menyusul terkonfirmasi positif. Atas hasil tersebut, Pemdes Gebyok menerapkan kuncian sementara (kuntara) di tingkat lingkungan rukun tetangga (RT) tempat keenam warga tinggal. ‘’Kebetulan tempat tinggal mereka saling berdekatan,’’ terangnya. (fat/her)

Baca Juga :  Dugaan Korupsi PPAT Kedelai, Dua Pejabat Kementan Diperiksa

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kasus penularan Covid-19 dari klaster hajatan makin bertambah di Magetan. Setelah Kediren, Purwosari, dan Waduk, giliran warga Gebyok, Karangrejo, tertular korona usai menghadiri hajatan. ‘’Muncul enam kasus positif dari awalnya satu,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohmat Hidayat, Senin (28/6).

Enam kasus positif di Gebyok bermula dari seorang warga yang mengeluh sakit usai menghadiri sebuah hajatan di wilayah Magetan. Setelah memeriksakan diri secara mandiri, diketahui bahwa yang bersangkutan positif terpapar virus korona. Puskesmas Karangrejo lantas melacak kontak eratnya. ‘’Ditemukan ada 16 warga setempat yang berkontak erat,’’ ujarnya.

Pihak puskesmas melakukan tes cepat antigen terhadap 16 orang tersebut. Hasilnya, lima warga menyusul terkonfirmasi positif. Atas hasil tersebut, Pemdes Gebyok menerapkan kuncian sementara (kuntara) di tingkat lingkungan rukun tetangga (RT) tempat keenam warga tinggal. ‘’Kebetulan tempat tinggal mereka saling berdekatan,’’ terangnya. (fat/her)

Baca Juga :  Bakar Sampah, Nyaris Sambar Rumah

Most Read

Artikel Terbaru

/