alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Insiden Laka Maut Ngariboyo Belum Terang Benderang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Ali Mashudi, pengemudi Toyota Avanza AE 1464 PF biang kecelakaan maut di perempatan Ngariboyo, belum diperiksa. Sampai kini, PNS PPKB PP dan PA Magetan itu masih menjalani perawatan di RSUD Sayidiman. ‘’Nanti tetap kami periksa bersama saksi lainnya,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Magetan Ipda Yudi Wiyanto.

Yudi memastikan, proses hukum kecelakaan beruntun Selasa (27/9) itu tetap berjalan. Selain melibatkan banyak kendaraan, insiden sekitar pukul 15.15 itu menewaskan Septia Rahayu. Siswi SMKN 1 Magetan asal Balegondo, Ngariboyo, yang saat kejadian berjalan menuju apotek sekitar lokasi kejadian. ‘’Kalau Ali sudah sembuh total, akan kami panggil,’’ ujarnya.

Yudi pun telah mengetahui riwayat epilepsi yang diderita pengemudi Toyota Avanza tersebut. Semestinya, PNS itu tidak mengemudi sendiri. ‘’Dia tetap mengemudi meski sudah tahu kalau memiliki riwayat penyakit itu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Video Kuda-kudaan: Polisi Periksa Smartphone Siswa

Pemanggilan Ali Mashudi dianggap penting untuk mengorek keterangan pasti. Terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Saat ini, keterangan yang dihimpun belum lengkap. Bisa jadi ada faktor lain yang mengakibatkan tumburan mobil PNS itu dengan Daihatsu Gran Max, Mitsubishi L 300, Yamaha Mio, dan Yamaha Xride yang berhenti di lampu merah tersebut. ‘’Kalau yang bersangkutan sudah fit, tentunya bisa memberikan keterangan sejelas-jelasnya,’’ imbuh Yudi.

Pun, saat kejadian belum dapat dipastikan apakah traffic light dari arah utara menyala hijau atau merah. Mungkin saja, ada pengemudi yang seharusnya berhenti nekat nyelonong. Keterangan lain menyebutkan, laju mobil PNS itu tak langsung oleng ke kanan. Justru sempat berjalan di lajur kiri. ‘’Akan kita pastikan kesesuaiannya dengan keterangan saksi,’’ pungkasnya. (fat/c1/fin)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Ali Mashudi, pengemudi Toyota Avanza AE 1464 PF biang kecelakaan maut di perempatan Ngariboyo, belum diperiksa. Sampai kini, PNS PPKB PP dan PA Magetan itu masih menjalani perawatan di RSUD Sayidiman. ‘’Nanti tetap kami periksa bersama saksi lainnya,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Magetan Ipda Yudi Wiyanto.

Yudi memastikan, proses hukum kecelakaan beruntun Selasa (27/9) itu tetap berjalan. Selain melibatkan banyak kendaraan, insiden sekitar pukul 15.15 itu menewaskan Septia Rahayu. Siswi SMKN 1 Magetan asal Balegondo, Ngariboyo, yang saat kejadian berjalan menuju apotek sekitar lokasi kejadian. ‘’Kalau Ali sudah sembuh total, akan kami panggil,’’ ujarnya.

Yudi pun telah mengetahui riwayat epilepsi yang diderita pengemudi Toyota Avanza tersebut. Semestinya, PNS itu tidak mengemudi sendiri. ‘’Dia tetap mengemudi meski sudah tahu kalau memiliki riwayat penyakit itu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Tambah Tiga Pasien Positif Covid-19, 15 Kasus Kematian

Pemanggilan Ali Mashudi dianggap penting untuk mengorek keterangan pasti. Terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Saat ini, keterangan yang dihimpun belum lengkap. Bisa jadi ada faktor lain yang mengakibatkan tumburan mobil PNS itu dengan Daihatsu Gran Max, Mitsubishi L 300, Yamaha Mio, dan Yamaha Xride yang berhenti di lampu merah tersebut. ‘’Kalau yang bersangkutan sudah fit, tentunya bisa memberikan keterangan sejelas-jelasnya,’’ imbuh Yudi.

Pun, saat kejadian belum dapat dipastikan apakah traffic light dari arah utara menyala hijau atau merah. Mungkin saja, ada pengemudi yang seharusnya berhenti nekat nyelonong. Keterangan lain menyebutkan, laju mobil PNS itu tak langsung oleng ke kanan. Justru sempat berjalan di lajur kiri. ‘’Akan kita pastikan kesesuaiannya dengan keterangan saksi,’’ pungkasnya. (fat/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/