alexametrics
21.8 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Ditodong Celurit, Dua Perampok Bawa Kabur Motor Milik Orang Difabel di Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua perampok bersenjata celurit memasuki rumah Rosid Bintoro pada Jumat (27/5) lalu sekitar pukul 08.30. Saat kejadian, warga Desa/Kecamatan Ngariboyo itu berada di sawah. Di rumah hanya ada Meri Eka Lestari, menantunya yang tunawicara. Betapa paniknya Meri mendapati dua pria mengancamnya dengan celurit. ‘’Menantu saya ditodong,’’ kata Rosid, Minggu (29/5).

Keringat mengucur di kening Meri. Dia hanya bisa mengiyakan kala kedua perampok meminta STNK dan BPKB sepeda motor suaminya yang terparkir di ruang tamu. Setelah mendapat apa yang mereka inginkan, kedua perampok lantas menyalakan sepeda motor Honda GL berpelat AE 4427 SS itu. ‘’Kunci sepeda motor sebenarnya dibawa suaminya, tapi pelaku bisa membobol dan membawa kabur,’’ terangnya.

Baca Juga :  Resapi Pengorbanan Yesus, Ajak Umat Tempuh Pertobatan

Rosid baru pulang sekitar pukul 11.00. Dia pun terkejut mengetahui rumahnya disatroni pencuri. Padahal sepeda motor sudah diparkir di dalam rumah. Pun rumahnya tidak sedang kosong. Rosid berusaha mengorek ciri-ciri kedua perampok dari Meri. ‘’Katanya memakai helm dan masker, jadi sulit dikenali,’’ ujarnya.

Aksi perampokan di siang bolong itu sudah diketahui kepolisian. Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelar olah TKP. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 8 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut. Polisi cukup kesulitan menggali petunjuk lantaran minim saksi. ‘’Juga tidak ada CCTV di sekitar TKP,’’ tutur Rudy. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua perampok bersenjata celurit memasuki rumah Rosid Bintoro pada Jumat (27/5) lalu sekitar pukul 08.30. Saat kejadian, warga Desa/Kecamatan Ngariboyo itu berada di sawah. Di rumah hanya ada Meri Eka Lestari, menantunya yang tunawicara. Betapa paniknya Meri mendapati dua pria mengancamnya dengan celurit. ‘’Menantu saya ditodong,’’ kata Rosid, Minggu (29/5).

Keringat mengucur di kening Meri. Dia hanya bisa mengiyakan kala kedua perampok meminta STNK dan BPKB sepeda motor suaminya yang terparkir di ruang tamu. Setelah mendapat apa yang mereka inginkan, kedua perampok lantas menyalakan sepeda motor Honda GL berpelat AE 4427 SS itu. ‘’Kunci sepeda motor sebenarnya dibawa suaminya, tapi pelaku bisa membobol dan membawa kabur,’’ terangnya.

Baca Juga :  Resapi Pengorbanan Yesus, Ajak Umat Tempuh Pertobatan

Rosid baru pulang sekitar pukul 11.00. Dia pun terkejut mengetahui rumahnya disatroni pencuri. Padahal sepeda motor sudah diparkir di dalam rumah. Pun rumahnya tidak sedang kosong. Rosid berusaha mengorek ciri-ciri kedua perampok dari Meri. ‘’Katanya memakai helm dan masker, jadi sulit dikenali,’’ ujarnya.

Aksi perampokan di siang bolong itu sudah diketahui kepolisian. Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelar olah TKP. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 8 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut. Polisi cukup kesulitan menggali petunjuk lantaran minim saksi. ‘’Juga tidak ada CCTV di sekitar TKP,’’ tutur Rudy. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/