alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Setahun 102 Nyawa Terenggut di Jalanan Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalanan di Magetan merenggut tak kurang dari 102 nyawa tahun ini. Data Satlantas Polres Magetan, setidaknya ada 537 insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi sepanjang Januari hingga saat ini. Kendati jumlah insiden laka lantas menurun, namun angka korban jiwa nyaris melampaui tahun lalu. ‘’Dari segi fatalitas ikut menurun,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Magetan Iptu Agus Suparno, Rabu (29/12).

Jika dibandingkan tahun lalu, angka laka lantas memang berkurang. Pada 2020 tercatat 621 laka lantas terjadi. Selisih 84 insiden atau sekitar 13,5 persen dengan tahun ini. Jumlah korban jiwa pada tahun lalu hanya selisih empat dengan tahun ini. Pada 2020 terhitung 106 pengguna jalan yang meregang nyawa di jalanan Magetan.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Beri Perbaikan Melalui Program BSPS

Agus menuturkan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berjilid-jilid diterapkan sepanjang tahun ini berdampak terhadap penurunan angka laka lantas. Lantaran berbagai sektor sempat dibatasi, mobilitas warga pun berkurang. ‘’Kami juga gencar menggelar operasi dan sosialisasi,’’ klaimnya.

Momen Natal dan tahun baru (Nataru) menjadi atensi kepolisian lantaran tidak ada pembatasan mobilitas. Beberapa destinasi wisata favorit seperti Telaga Sarangan diprediksi akan dipadati kendaraan. Pengguna jalan perlu mewaspadai black spot menuju tempat-tempat tersebut. ‘’Khususnya menuju Sarangan, dari bawah sampai atas, itu sering terjadi laka lantas. Harus lebih berhati-hati,’’ pesannya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalanan di Magetan merenggut tak kurang dari 102 nyawa tahun ini. Data Satlantas Polres Magetan, setidaknya ada 537 insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi sepanjang Januari hingga saat ini. Kendati jumlah insiden laka lantas menurun, namun angka korban jiwa nyaris melampaui tahun lalu. ‘’Dari segi fatalitas ikut menurun,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Magetan Iptu Agus Suparno, Rabu (29/12).

Jika dibandingkan tahun lalu, angka laka lantas memang berkurang. Pada 2020 tercatat 621 laka lantas terjadi. Selisih 84 insiden atau sekitar 13,5 persen dengan tahun ini. Jumlah korban jiwa pada tahun lalu hanya selisih empat dengan tahun ini. Pada 2020 terhitung 106 pengguna jalan yang meregang nyawa di jalanan Magetan.

Baca Juga :  Alokasikan Rp 4 Miliar Bangun Food Court di Pasar Baru Magetan

Agus menuturkan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berjilid-jilid diterapkan sepanjang tahun ini berdampak terhadap penurunan angka laka lantas. Lantaran berbagai sektor sempat dibatasi, mobilitas warga pun berkurang. ‘’Kami juga gencar menggelar operasi dan sosialisasi,’’ klaimnya.

Momen Natal dan tahun baru (Nataru) menjadi atensi kepolisian lantaran tidak ada pembatasan mobilitas. Beberapa destinasi wisata favorit seperti Telaga Sarangan diprediksi akan dipadati kendaraan. Pengguna jalan perlu mewaspadai black spot menuju tempat-tempat tersebut. ‘’Khususnya menuju Sarangan, dari bawah sampai atas, itu sering terjadi laka lantas. Harus lebih berhati-hati,’’ pesannya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/