alexametrics
23.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Kang Woto: Daerah Harus Miliki Center of Excellence

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Layanan kesehatan spesialis yang terpusat di Surabaya dikeluhkan Bupati Magetan Suprawoto. Jarak yang terlampau jauh membuat pasien tak bisa ditangani secara cepat dan mudah. Kang Woto –sapaan Suprawoto- mencetuskan ide desentralisasi layanan kesehatan spesialis. ‘’Setiap daerah harus punya center of excellence (pusat keunggulan, Red) masing-masing, supaya tidak semua pasien dirujuk ke Surabaya,’’ ujarnya, Minggu (30/1).

Hampir semua layanan spesialis tersedia di Kota Pahlawan. Beda dengan di daerah-daerah yang cenderung terbatas. Lantaran terpusat, rujukan dari semua rumah sakit di daerah diarahkan ke Surabaya.

Usulan jitu dikemukakan Kang Woto. Menurutnya, daerah harus berani berinvestasi pada pengembangan mutu layanan kesehatan spesialis tertentu. Magetan, misalnya, bisa fokus mengembangkan layanan spesialis ibu dan anak. Pun dengan daerah lain. Ada yang fokus memperkuat layanan spesialis bedah, spesialis jantung, atau penyakit dalam. ‘’Jadi tersebar, tidak semua harus dirujuk ke Surabaya,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Telaga Sarangan Butuh Pos Pemantau Wisatawan

Bupati sudah bertukar pikiran dengan akademisi dari Universitas Airlangga Surabaya perihal ide tersebut. Mereka menyambut baik ide dari Kang Woto. Dia telah meminta Plt Kepala Dinkes Magetan Rohmat Hidayat untuk menjajaki komunikasi dengan daerah lain. ‘’Saya juga sudah sampaikan usulan ini ke Bakorwil Madiun,’’ tuturnya. (mg5/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Layanan kesehatan spesialis yang terpusat di Surabaya dikeluhkan Bupati Magetan Suprawoto. Jarak yang terlampau jauh membuat pasien tak bisa ditangani secara cepat dan mudah. Kang Woto –sapaan Suprawoto- mencetuskan ide desentralisasi layanan kesehatan spesialis. ‘’Setiap daerah harus punya center of excellence (pusat keunggulan, Red) masing-masing, supaya tidak semua pasien dirujuk ke Surabaya,’’ ujarnya, Minggu (30/1).

Hampir semua layanan spesialis tersedia di Kota Pahlawan. Beda dengan di daerah-daerah yang cenderung terbatas. Lantaran terpusat, rujukan dari semua rumah sakit di daerah diarahkan ke Surabaya.

Usulan jitu dikemukakan Kang Woto. Menurutnya, daerah harus berani berinvestasi pada pengembangan mutu layanan kesehatan spesialis tertentu. Magetan, misalnya, bisa fokus mengembangkan layanan spesialis ibu dan anak. Pun dengan daerah lain. Ada yang fokus memperkuat layanan spesialis bedah, spesialis jantung, atau penyakit dalam. ‘’Jadi tersebar, tidak semua harus dirujuk ke Surabaya,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Telaga Sarangan Butuh Pos Pemantau Wisatawan

Bupati sudah bertukar pikiran dengan akademisi dari Universitas Airlangga Surabaya perihal ide tersebut. Mereka menyambut baik ide dari Kang Woto. Dia telah meminta Plt Kepala Dinkes Magetan Rohmat Hidayat untuk menjajaki komunikasi dengan daerah lain. ‘’Saya juga sudah sampaikan usulan ini ke Bakorwil Madiun,’’ tuturnya. (mg5/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/