alexametrics
31 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Pemkab Magetan Gandeng Unesa Susun Studi Kelayakan Sirkuit Parang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan memasrahkan seluruh kajian pembangunan sirkuit daerah kepada Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Tim ahli dari perguruan tinggi di Kota Pahlawan itu disebut segera turun gunung ke Magetan. Hasil feasibility study (FS) alias studi kelayakan dari Unesa akan dijadikan dasar menyusun rencana pembangunan sirkuit.

‘’Tim dari Unesa memiliki kompetensi dan berpengalaman dalam menyusun perencanaan prasarana olahraga,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suwata, Rabu (30/3).

Pemkab meminta kepada Unesa untuk serius dalam melakukan kajian FS. Suwata tak ingin sirkuit yang akan dibangun di Kelurahan/Kecamatan Parang tersebut berakhir muspro. Berkaca dari sirkuit-sirkuit lain di berbagai daerah. ‘’Jangan sampai setelah dibangun malah sepi dan tidak bisa dimanfaatkan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Naik, Bupati Magetan Dorong Percepatan Vaksinasi

Pemkab juga ingin ada sejumlah fasilitas tersedia. Mulai sirkuit MTB, pendapa untuk kegiatan perguruan pencak silat, hingga sentra UMKM. Karena itu, luasan lahan yang disiapkan kemungkinan bakal ditambah. Dari semula tiga hektare menjadi 4,5 hektare. ‘’Untuk lahannya, ada yang berstatus aset dari sejumlah OPD,’’ terangnya.

Diketahui, lahan di timur Pasar Parang itu beririsan dengan aset tanah milik DPUPR dan disnakkan. Soal itu, Suwata memastikan kedua OPD bakal mendukung pembangunan sirkuit. ‘’Kami katakan kepada tim dari Unesa bahwa luas lahan yang tersedia sekian (4,5 hektare, Red). Soal penataannya, silakan dikaji,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan memasrahkan seluruh kajian pembangunan sirkuit daerah kepada Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Tim ahli dari perguruan tinggi di Kota Pahlawan itu disebut segera turun gunung ke Magetan. Hasil feasibility study (FS) alias studi kelayakan dari Unesa akan dijadikan dasar menyusun rencana pembangunan sirkuit.

‘’Tim dari Unesa memiliki kompetensi dan berpengalaman dalam menyusun perencanaan prasarana olahraga,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suwata, Rabu (30/3).

Pemkab meminta kepada Unesa untuk serius dalam melakukan kajian FS. Suwata tak ingin sirkuit yang akan dibangun di Kelurahan/Kecamatan Parang tersebut berakhir muspro. Berkaca dari sirkuit-sirkuit lain di berbagai daerah. ‘’Jangan sampai setelah dibangun malah sepi dan tidak bisa dimanfaatkan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pejabat Magetan Ini Percantik Rumah dengan Anggrek

Pemkab juga ingin ada sejumlah fasilitas tersedia. Mulai sirkuit MTB, pendapa untuk kegiatan perguruan pencak silat, hingga sentra UMKM. Karena itu, luasan lahan yang disiapkan kemungkinan bakal ditambah. Dari semula tiga hektare menjadi 4,5 hektare. ‘’Untuk lahannya, ada yang berstatus aset dari sejumlah OPD,’’ terangnya.

Diketahui, lahan di timur Pasar Parang itu beririsan dengan aset tanah milik DPUPR dan disnakkan. Soal itu, Suwata memastikan kedua OPD bakal mendukung pembangunan sirkuit. ‘’Kami katakan kepada tim dari Unesa bahwa luas lahan yang tersedia sekian (4,5 hektare, Red). Soal penataannya, silakan dikaji,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/