alexametrics
29.7 C
Madiun
Thursday, January 20, 2022

Kasus Penemuan Jasad Bayi Gelap

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus penemuan jasad bayi di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Bangsal, Sidorejo, Wungu, masih gelap gulita. Hingga kini polisi belum berhasil mengendus pelaku pembuangnya. ‘’Berdasar penyelidikan sejauh ini, masih terlalu luas untuk mengerucutkan dugaan pelakunya,’’ kata Kasubag Humas Polres Madiun Iptu Jumadi, Rabu (1/12).

Jumadi menyampaikan, satreskrim telah menindaklanjuti kasus penemuan jasad bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Namun, tak banyak petunjuk dari pemeriksaan sejumlah warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Juga telah dilakukan langkah-langkah medis untuk mengungkap kasusnya. Di lingkungan sekitar TKP juga tidak ada perempuan hamil sebelumnya,’’ imbuh Jumadi.

Dia menambahkan, penyidik telah mengantongi sampel DNA bayi. Bersamaan otopsi jasad usai penemuan. Itu merupakan upaya lanjutan lantaran minim petunjuk dari saksi. ‘’Setelah ada perkembangan, misal dugaan pelaku mengerucut ke beberapa orang, yang bersangkutan akan dites DNA-nya untuk memastikan keidentikan gen,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Anggap Demo PGI Sia-Sia

Diketahui, warga setempat menemukan jasad bayi Selasa lalu (16/11). Tali pusar orok laki-laki yang telah membusuk itu masih ada. Pun, rusak di bagian ubun-ubun. Dimungkinkan luka akibat hewan. Sebab, ada galian tidak terlalu dalam di TKP. Pelaku diduga hendak menguburnya. ‘’Kasus masih dalam penyelidikan,’’ ujarnya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus penemuan jasad bayi di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Bangsal, Sidorejo, Wungu, masih gelap gulita. Hingga kini polisi belum berhasil mengendus pelaku pembuangnya. ‘’Berdasar penyelidikan sejauh ini, masih terlalu luas untuk mengerucutkan dugaan pelakunya,’’ kata Kasubag Humas Polres Madiun Iptu Jumadi, Rabu (1/12).

Jumadi menyampaikan, satreskrim telah menindaklanjuti kasus penemuan jasad bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Namun, tak banyak petunjuk dari pemeriksaan sejumlah warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Juga telah dilakukan langkah-langkah medis untuk mengungkap kasusnya. Di lingkungan sekitar TKP juga tidak ada perempuan hamil sebelumnya,’’ imbuh Jumadi.

Dia menambahkan, penyidik telah mengantongi sampel DNA bayi. Bersamaan otopsi jasad usai penemuan. Itu merupakan upaya lanjutan lantaran minim petunjuk dari saksi. ‘’Setelah ada perkembangan, misal dugaan pelaku mengerucut ke beberapa orang, yang bersangkutan akan dites DNA-nya untuk memastikan keidentikan gen,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Maksimalkan PTM, Dikbud Kabupaten Madiun Matangkan Persiapan Vaksinasi Anak

Diketahui, warga setempat menemukan jasad bayi Selasa lalu (16/11). Tali pusar orok laki-laki yang telah membusuk itu masih ada. Pun, rusak di bagian ubun-ubun. Dimungkinkan luka akibat hewan. Sebab, ada galian tidak terlalu dalam di TKP. Pelaku diduga hendak menguburnya. ‘’Kasus masih dalam penyelidikan,’’ ujarnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru