alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Optimistis 2022 Sektor Pariwisata Lebih Baik

WUNGU, Jawa Pos Radar Madiun – Beberapa upaya preventif dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat wisata. Di antaranya pemeriksaan suhu badan, scan barcode aplikasi PeduliLindungi, dan pengaturan jarak.

Direktur operasional Nusantara Edupark Madiun Faizal Hermawan mengatakan, jumlah wisatawan sejak pertengahan Desember hingga akhir Januari kemarin masih tinggi. ‘’Situasinya tidak seperti saat merebaknya Covid-19 dulu, saat ini tidak terlalu berpengaruh,’’ ungkapnya, Rabu (2/2).

Faizal menilai upaya Pemkab Madiun dalam menghidupkan sektor pariwisata cukup proaktif. Di antaranya pendataan terkait program PeduliLindungi dan ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. ‘’Proses terkait perizinan juga dipermudah,’’ tuturnya.

Dia optimistis 2022 ini iklim bisnis, khususnya sektor pariwisata, bakal lebih baik. Potensi tersebut bisa dilihat dari kebijakan pemerintah pusat untuk menunjang pengembangan pariwisata lokal. Salah satunya, melalui program digital tourism. ‘’Sekarang tengah digalakkan promosi secara digital,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melandai, Produksi Oksigen Anjlok

Digital tourism adalah salah satu strategi promosi destinasi dan potensi pariwisata melalui berbagai platform digital. Tujuannya, mendorong masyarakat agar semakin melek dan ikut beradaptasi dengan perkembangan teknologi. ‘’Ini lebih mudah dan efektif karena gaya hidup masyarakat cenderung cepat dan bersentuhan langsung dengan internet,’’ jelasnya. (rio/c1/sat/her)

WUNGU, Jawa Pos Radar Madiun – Beberapa upaya preventif dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat wisata. Di antaranya pemeriksaan suhu badan, scan barcode aplikasi PeduliLindungi, dan pengaturan jarak.

Direktur operasional Nusantara Edupark Madiun Faizal Hermawan mengatakan, jumlah wisatawan sejak pertengahan Desember hingga akhir Januari kemarin masih tinggi. ‘’Situasinya tidak seperti saat merebaknya Covid-19 dulu, saat ini tidak terlalu berpengaruh,’’ ungkapnya, Rabu (2/2).

Faizal menilai upaya Pemkab Madiun dalam menghidupkan sektor pariwisata cukup proaktif. Di antaranya pendataan terkait program PeduliLindungi dan ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. ‘’Proses terkait perizinan juga dipermudah,’’ tuturnya.

Dia optimistis 2022 ini iklim bisnis, khususnya sektor pariwisata, bakal lebih baik. Potensi tersebut bisa dilihat dari kebijakan pemerintah pusat untuk menunjang pengembangan pariwisata lokal. Salah satunya, melalui program digital tourism. ‘’Sekarang tengah digalakkan promosi secara digital,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Floren, Sarjana Perikanan yang Pilih Berwirausaha

Digital tourism adalah salah satu strategi promosi destinasi dan potensi pariwisata melalui berbagai platform digital. Tujuannya, mendorong masyarakat agar semakin melek dan ikut beradaptasi dengan perkembangan teknologi. ‘’Ini lebih mudah dan efektif karena gaya hidup masyarakat cenderung cepat dan bersentuhan langsung dengan internet,’’ jelasnya. (rio/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/