alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Hongkong Buka Pintu untuk PMI, 144 Warga Madiun Antre Masuk

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pintu mengais rezeki ke luar negeri kembali dibuka. Kendati belum semua negara tujuan, sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun terpantau mulai berangkat. ‘’Hanya Hongkong yang sudah bisa menerima PMI,’’ kata Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun Hengky Sukarno, Rabu (3/11).

Petugas pelayanan disnaker di mal pelayanan publik (MPP) Kabupaten Madiun kembali sibuk belakangan ini. Hilir mudik calon PMI mengurus keperluan keberangkatan. ‘’Sepanjang tahun ini ada 188 PMI berangkat ke Hongkong. Mayoritas akhir-akhir ini setelah penutupan sejak Juli lalu,’’ ungkap Hengky.

Penutupan itu lantaran situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang memuncak. Pembukan kembali, khusus Hongkong, mendapat tanggapan dari masyarakat yang berniat mengais dolar. Termasuk yang hendak menyusul ratusan PMI sebelumnya. ‘’Sampai saat ini sudah ada 141 antrean ke Hongkong sampai Desember nanti,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Investor Kesulitan Mencari Lahan

Dibukanya pintu masuk Hongkong, menurut Hengky, menjadi indikator situasi pandemi mulai membaik. Ratusan PMI telah dan mengantre berangkat. Kendati demikian, jauh lebih sedikit ketimbang kondisi normal. ‘’Saat normal, rata-rata 800 PMI dari Kabupaten Madiun berangkat ke Hongkong per tahun,’’ sebutnya.

Sementara Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Taiwan masih tutup. Kondisi tersebut membuat jumlah keberangkatan PMI asal Kabupaten Madiun anjlok. Total tahun ini baru 196 PMI ke berbagai negara. Selain 188 keberangkatan ke Hongkong, Polandia dan Singapura sempat menerima PMI sebelum tutup tahun ini. ‘’Kalau secara keseluruhan, biasanya sekitar 2.000 PMI berangkat dalam satu tahun,’’ bebernya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pintu mengais rezeki ke luar negeri kembali dibuka. Kendati belum semua negara tujuan, sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun terpantau mulai berangkat. ‘’Hanya Hongkong yang sudah bisa menerima PMI,’’ kata Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun Hengky Sukarno, Rabu (3/11).

Petugas pelayanan disnaker di mal pelayanan publik (MPP) Kabupaten Madiun kembali sibuk belakangan ini. Hilir mudik calon PMI mengurus keperluan keberangkatan. ‘’Sepanjang tahun ini ada 188 PMI berangkat ke Hongkong. Mayoritas akhir-akhir ini setelah penutupan sejak Juli lalu,’’ ungkap Hengky.

Penutupan itu lantaran situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang memuncak. Pembukan kembali, khusus Hongkong, mendapat tanggapan dari masyarakat yang berniat mengais dolar. Termasuk yang hendak menyusul ratusan PMI sebelumnya. ‘’Sampai saat ini sudah ada 141 antrean ke Hongkong sampai Desember nanti,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Akhir Tahun Tidak Ada Liburan Sekolah

Dibukanya pintu masuk Hongkong, menurut Hengky, menjadi indikator situasi pandemi mulai membaik. Ratusan PMI telah dan mengantre berangkat. Kendati demikian, jauh lebih sedikit ketimbang kondisi normal. ‘’Saat normal, rata-rata 800 PMI dari Kabupaten Madiun berangkat ke Hongkong per tahun,’’ sebutnya.

Sementara Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Taiwan masih tutup. Kondisi tersebut membuat jumlah keberangkatan PMI asal Kabupaten Madiun anjlok. Total tahun ini baru 196 PMI ke berbagai negara. Selain 188 keberangkatan ke Hongkong, Polandia dan Singapura sempat menerima PMI sebelum tutup tahun ini. ‘’Kalau secara keseluruhan, biasanya sekitar 2.000 PMI berangkat dalam satu tahun,’’ bebernya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/