alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Vaksinasi Lansia di Madiun Terkendala Izin Keluarga

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – CAPAIAN vaksinasi lansia dosis lengkap di Kabupaten Madiun belum tercapai separo dari target. Dampaknya, PTM di daerah ini belum bisa dilaksanakan 100 persen. ‘’Terkait vaksinasi Covid-19, kami sudah berupaya maksimal. Tapi, kondisi di lapangan kurang mendukung,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Rabu (5/1).

Target total vaksinasi lansia 103.818 jiwa. Per Senin lalu (3/1) sudah 71.351 jiwa atau setara 68,71 persen tervaksin dosis pertama. Sementara yang sudah tervaksin dosis kedua 49.280 jiwa atau 47,47 persen. ‘’Ada beberapa kendala di lapangan terkait vaksinasi lansia. Mulai tensi darah sampai anak lansia tidak mengizinkan orang tuanya divaksin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Madiun Sebut Produksi Padi 6,8 Ton Per Hektare Dinilai Kurang

Djaka mengklaim capaian vaksinasi dosis pertama lansia tidak terlalu buruk. Persentasenya sudah melebihi batas minimal daerah untuk mendapat predikat PPKM level 1. ‘’Terkait PTM 100 persen akan kami koordinasikan lebih lanjut. Kalau vaksinasi lansia jadi pertimbangan, akan ditindaklanjuti dengan percepatan,’’ ungkapnya.

Menurut Djaka, berbagai upaya percepatan telah dilakukan. Seperti, vaksinasi door-to-door dan layanan di seluruh fasilitas kesehatan yang ada. Baik puskesmas maupun rumah sakit secara gratis. Hasilnya, ada penambahan lansia yang tervaksin selama sebulan belakangan. Sedikitnya 14.631 lansia tervaksin dosis kedua. Namun, untuk dosis pertama hanya bertambah 7.812 jiwa. ‘’Petugas dan vaksinator kami mampu. Tapi, ada beberapa kendala di lapangan,’’ dalihnya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – CAPAIAN vaksinasi lansia dosis lengkap di Kabupaten Madiun belum tercapai separo dari target. Dampaknya, PTM di daerah ini belum bisa dilaksanakan 100 persen. ‘’Terkait vaksinasi Covid-19, kami sudah berupaya maksimal. Tapi, kondisi di lapangan kurang mendukung,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Rabu (5/1).

Target total vaksinasi lansia 103.818 jiwa. Per Senin lalu (3/1) sudah 71.351 jiwa atau setara 68,71 persen tervaksin dosis pertama. Sementara yang sudah tervaksin dosis kedua 49.280 jiwa atau 47,47 persen. ‘’Ada beberapa kendala di lapangan terkait vaksinasi lansia. Mulai tensi darah sampai anak lansia tidak mengizinkan orang tuanya divaksin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Ngawi Target Habiskan 12 Ribu Dosis dalam Hitungan Hari

Djaka mengklaim capaian vaksinasi dosis pertama lansia tidak terlalu buruk. Persentasenya sudah melebihi batas minimal daerah untuk mendapat predikat PPKM level 1. ‘’Terkait PTM 100 persen akan kami koordinasikan lebih lanjut. Kalau vaksinasi lansia jadi pertimbangan, akan ditindaklanjuti dengan percepatan,’’ ungkapnya.

Menurut Djaka, berbagai upaya percepatan telah dilakukan. Seperti, vaksinasi door-to-door dan layanan di seluruh fasilitas kesehatan yang ada. Baik puskesmas maupun rumah sakit secara gratis. Hasilnya, ada penambahan lansia yang tervaksin selama sebulan belakangan. Sedikitnya 14.631 lansia tervaksin dosis kedua. Namun, untuk dosis pertama hanya bertambah 7.812 jiwa. ‘’Petugas dan vaksinator kami mampu. Tapi, ada beberapa kendala di lapangan,’’ dalihnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/