alexametrics
27.3 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Operasi Pasar Terus-terusan, Harga Migor di Pasaran Tak Kunjung Normal

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan minyak goreng (migor) yang digelontorkan pemerintah sudah melimpah. Meski begitu, belum bisa mengurai secara tuntas problem salah satu kebutuhan dapur itu. ‘’Sudah banyak bantuan yang disalurkan, tapi kondisi di lapangan masih belum normal sepenuhnya,’’ kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun Toni Eko Prasetyo, Sabtu (5/3).

Operasi pasar migor di Kabupaten Madiun digelar sejak 17 Februari lalu alias sudah tiga pekan hingga kini. Baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum maupun pedagang. Disperdakop-UM hingga kemarin telah menyalurkan sedikitnya 26.500 liter migor. ‘’Operasi pasar migor merupakan upaya koordinasi kami dengan provinsi ke beberapa produsen,’’ ujar Toni.

Baca Juga :  Wali Kota Madiun Temukan Dua Ton Minyak Goreng saat Sidak ke Distributor

Kendati demikian, masalah harga maupun stok masih ditemui di lapangan. Juga penjualan migor di sejumlah pasar yang masih melebihi harga eceran tertinggi (HET). ‘’Selain menggencarkan operasi pasar untuk migor, kami terus mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan,’’ tuturnya.

Toni mengatakan, pekan depan dijadwalkan operasi pasar di dua lokasi. Yakni, di Pasar Caruban Baru dengan 9.000 kilogram migor curah dan di balai Desa Sumbersari, Saradan, sebanyak 3.000 liter. ‘’Kami juga menunggu langkah-langkah dari provinsi maupun pusat,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan minyak goreng (migor) yang digelontorkan pemerintah sudah melimpah. Meski begitu, belum bisa mengurai secara tuntas problem salah satu kebutuhan dapur itu. ‘’Sudah banyak bantuan yang disalurkan, tapi kondisi di lapangan masih belum normal sepenuhnya,’’ kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun Toni Eko Prasetyo, Sabtu (5/3).

Operasi pasar migor di Kabupaten Madiun digelar sejak 17 Februari lalu alias sudah tiga pekan hingga kini. Baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum maupun pedagang. Disperdakop-UM hingga kemarin telah menyalurkan sedikitnya 26.500 liter migor. ‘’Operasi pasar migor merupakan upaya koordinasi kami dengan provinsi ke beberapa produsen,’’ ujar Toni.

Baca Juga :  Madiun Umbul Square Pekerjakan Lagi 7 Karyawan yang Sempat Dirumahkan

Kendati demikian, masalah harga maupun stok masih ditemui di lapangan. Juga penjualan migor di sejumlah pasar yang masih melebihi harga eceran tertinggi (HET). ‘’Selain menggencarkan operasi pasar untuk migor, kami terus mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan,’’ tuturnya.

Toni mengatakan, pekan depan dijadwalkan operasi pasar di dua lokasi. Yakni, di Pasar Caruban Baru dengan 9.000 kilogram migor curah dan di balai Desa Sumbersari, Saradan, sebanyak 3.000 liter. ‘’Kami juga menunggu langkah-langkah dari provinsi maupun pusat,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/