alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Distribusikan 8.900 Liter Migor Curah ke Pedagang Pasar Caruban Baru

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 8.900 liter minyak goreng (migor) curah kemarin (7/3) didistribusikan ke pedagang Pasar Caruban Baru (PCB) dengan harga Rp 11.700 per liter. Antusiasme mendapatkan migor murah tersebut terlihat dari berbagai wadah mulai jeriken, galon, sampai tong yang diantrekan.

‘’Migor ini untuk dijual kembali seharga Rp 13.500 seliter,’’ ujar Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun Toni Eko Prasetyo, Selasa (8/3).

Sebelumnya, pedagang pasar di wilayah selatan seperti Pasar Pagotan, Dolopo, dan Mlilir lebih dulu mendapatkan operasi pasar (OP). Distribusi migor murah diharapkan dapat mengatasi kelangkaan. Pemantauan petugas pasar akan terus dilakukan agar tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET). ‘’Akan kami sediakan nomor hotline untuk konsumen melapor jika ada pedagang menjual di atas HET,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kabupaten Madiun Masih Berstatus PPKM Level 2

Berbagai kalangan telah tersentuh OP migor. Mulai masyarakat umum sampai pedagang pasar. Tujuannya agar mereka tidak kesulitan. Kendati begitu, masalah migor belum tuntas 100 persen. Namun, pihaknya yakin bakal segera teratasi. ‘’Migor untuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) besok datang, ada 334 kardus (18 liter per kardus, Red),’’ jelasnya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 8.900 liter minyak goreng (migor) curah kemarin (7/3) didistribusikan ke pedagang Pasar Caruban Baru (PCB) dengan harga Rp 11.700 per liter. Antusiasme mendapatkan migor murah tersebut terlihat dari berbagai wadah mulai jeriken, galon, sampai tong yang diantrekan.

‘’Migor ini untuk dijual kembali seharga Rp 13.500 seliter,’’ ujar Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun Toni Eko Prasetyo, Selasa (8/3).

Sebelumnya, pedagang pasar di wilayah selatan seperti Pasar Pagotan, Dolopo, dan Mlilir lebih dulu mendapatkan operasi pasar (OP). Distribusi migor murah diharapkan dapat mengatasi kelangkaan. Pemantauan petugas pasar akan terus dilakukan agar tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET). ‘’Akan kami sediakan nomor hotline untuk konsumen melapor jika ada pedagang menjual di atas HET,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pemkab Madiun Produksi Air Minum Dalam Kemasan

Berbagai kalangan telah tersentuh OP migor. Mulai masyarakat umum sampai pedagang pasar. Tujuannya agar mereka tidak kesulitan. Kendati begitu, masalah migor belum tuntas 100 persen. Namun, pihaknya yakin bakal segera teratasi. ‘’Migor untuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) besok datang, ada 334 kardus (18 liter per kardus, Red),’’ jelasnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/