alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Pemkab Madiun Dapat Alokasi DAK Pendidikan Rp 67 Miliar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Duit puluhan miliar dikucurkan untuk memaksimalkan sarana pendidikan di Kabupaten Madiun. Mulai jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, sampai SMP, tahun ini mendapatkan dana alokasi khusus (DAK). ”Total DAK pendidikan tahun ini Rp 67 miliar,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Siti Zubaidah, Senin (9/5).

Dari bujet Rp 67 miliar itu, Rp 5,1 miliar dialokasikan untuk PAUD; Rp 37,1 miliar SD; dan Rp 20,2 miliar SMP. Pembagian tersebut berdasarkan skala prioritas menyesuaikan kondisi lapangan tiap lembaga penerima. ”DAK digunakan untuk berbagai keperluan penunjang pendidikan,” ujarnya.

Siti menjelaskan, jatah DAK untuk jenjang PAUD tahun ini digunakan untuk rehabilitasi sejumlah infrastruktur. Di antaranya, 15 ruang kelas, empat toilet, dan tujuh perpustakaan. Sejumlah ruang guru dan kepala sekolah tak ketinggalan diperbaiki. ”Juga untuk pembangunan enam area bermain dan 11 UKS PAUD,” paparnya.

Baca Juga :  Lima Kursi Kepala Dinas di Pemkab Madiun Lowong

Sasaran pemanfaatan DAK untuk sektor pendidikan tahun ini secara garis besar sama di tiga jenjang pendidikan tersebut. Rp 37,1 miliar jatah SD dipakai untuk rehabilitasi 25 ruang kelas, 12 toilet, dan tujuh perpustakaan. Juga ruang guru, ruang kepala sekolah, serta laboratorium komputer. Ada juga pembangunan tujuh toilet, 18 UKS, dan lima perpustakaan.

Sementara, jatah DAK jenjang SMP tahun ini sebesar Rp 20,2 miliar untuk merehabilitasi 44 ruang kelas di 13 lembaga. Selain itu, empat perpustakaan, enam laboratorium IPA, enam ruang ibadah, tiga UKS, 14 toilet, dan tiga laboratorium komputer. Pun, rehabilitasi beberapa ruang kepala sekolah, guru, dan tata usaha. ”DAK infrastruktur fisik sekolah tahun ini untuk menunjang sektor pendidikan,” pungkasnya. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Duit puluhan miliar dikucurkan untuk memaksimalkan sarana pendidikan di Kabupaten Madiun. Mulai jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, sampai SMP, tahun ini mendapatkan dana alokasi khusus (DAK). ”Total DAK pendidikan tahun ini Rp 67 miliar,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Siti Zubaidah, Senin (9/5).

Dari bujet Rp 67 miliar itu, Rp 5,1 miliar dialokasikan untuk PAUD; Rp 37,1 miliar SD; dan Rp 20,2 miliar SMP. Pembagian tersebut berdasarkan skala prioritas menyesuaikan kondisi lapangan tiap lembaga penerima. ”DAK digunakan untuk berbagai keperluan penunjang pendidikan,” ujarnya.

Siti menjelaskan, jatah DAK untuk jenjang PAUD tahun ini digunakan untuk rehabilitasi sejumlah infrastruktur. Di antaranya, 15 ruang kelas, empat toilet, dan tujuh perpustakaan. Sejumlah ruang guru dan kepala sekolah tak ketinggalan diperbaiki. ”Juga untuk pembangunan enam area bermain dan 11 UKS PAUD,” paparnya.

Baca Juga :  Butuh Waktu 4–5 Tahun Tuntaskan Registrasi Lahan Porang

Sasaran pemanfaatan DAK untuk sektor pendidikan tahun ini secara garis besar sama di tiga jenjang pendidikan tersebut. Rp 37,1 miliar jatah SD dipakai untuk rehabilitasi 25 ruang kelas, 12 toilet, dan tujuh perpustakaan. Juga ruang guru, ruang kepala sekolah, serta laboratorium komputer. Ada juga pembangunan tujuh toilet, 18 UKS, dan lima perpustakaan.

Sementara, jatah DAK jenjang SMP tahun ini sebesar Rp 20,2 miliar untuk merehabilitasi 44 ruang kelas di 13 lembaga. Selain itu, empat perpustakaan, enam laboratorium IPA, enam ruang ibadah, tiga UKS, 14 toilet, dan tiga laboratorium komputer. Pun, rehabilitasi beberapa ruang kepala sekolah, guru, dan tata usaha. ”DAK infrastruktur fisik sekolah tahun ini untuk menunjang sektor pendidikan,” pungkasnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/