alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Pilkades Serentak Kabupaten Madiun Tahun Ini Sudah Pasti Ditunda?

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Masa penundaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak berakhir hari ini (9/10). Sesuai perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Agustus lalu. Kini, pemberitahuan lanjutan ditunggu-tunggu banyak pihak di daerah. Termasuk Kabupaten Madiun.

Penundaan pilkades serentak tahun ini ditetapkan melalui surat Mendagri Nomor 141/4251/SJ. Dalam surat tersebut termaktub pilkades serentak ditunda dua bulan sejak surat diteken pada Senin, 9 Agustus 2021. Sehingga, habis sudah masa penundaan pesta demokrasi tingkat desa itu hari ini. Namun, segala kemungkinan masih bisa terjadi. ‘’Untuk kepastian pilkades serentak tahun ini masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pusat,’’ ujar Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi, Sabtu (9/10).

Baca Juga :  Stasiun Barat Menjadi Magetan

Hari mengatakan, pihaknya tidak ingin pilkades serentak diundur lagi. Sebab, risikonya cukup berat. Mulai aspek kekosongan jabatan 143 Kades sampai urusan anggaran pelaksanaan pilkades. Berbagai upaya telah dilakukan agar pilkades dapat dilangsungkan tahun ini. Seperti koordinasi dengan pemprov maupun pusat sebagaimana dilakukan kabupaten lain yang punya gawe serupa. ‘’Diharapkan pilkades bisa dilaksanakan tahun ini,’’ tutur Hari. (den/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Masa penundaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak berakhir hari ini (9/10). Sesuai perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Agustus lalu. Kini, pemberitahuan lanjutan ditunggu-tunggu banyak pihak di daerah. Termasuk Kabupaten Madiun.

Penundaan pilkades serentak tahun ini ditetapkan melalui surat Mendagri Nomor 141/4251/SJ. Dalam surat tersebut termaktub pilkades serentak ditunda dua bulan sejak surat diteken pada Senin, 9 Agustus 2021. Sehingga, habis sudah masa penundaan pesta demokrasi tingkat desa itu hari ini. Namun, segala kemungkinan masih bisa terjadi. ‘’Untuk kepastian pilkades serentak tahun ini masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pusat,’’ ujar Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi, Sabtu (9/10).

Baca Juga :  PGRI Minta Sekolah PTM Ditambah, Pemkab Madiun Enggan Gegabah

Hari mengatakan, pihaknya tidak ingin pilkades serentak diundur lagi. Sebab, risikonya cukup berat. Mulai aspek kekosongan jabatan 143 Kades sampai urusan anggaran pelaksanaan pilkades. Berbagai upaya telah dilakukan agar pilkades dapat dilangsungkan tahun ini. Seperti koordinasi dengan pemprov maupun pusat sebagaimana dilakukan kabupaten lain yang punya gawe serupa. ‘’Diharapkan pilkades bisa dilaksanakan tahun ini,’’ tutur Hari. (den/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/