alexametrics
32.1 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Produk AMDK PDAM Kabupaten Madiun Ditarget Income Rp 1 M

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun ternyata belum bisa memproduksi massal air minum dalam kemasan (AMDK) kendati telah di¬-launching awal Desember lalu. ‘’Untuk saat ini kami fokus ke berbagai hal terkait produksi dan packaging,’’ kata Direktur PDAM Tirta Dharma Purabaya Sumaryono, Senin (10/1).

Sumaryono mengungkapkan, sejauh ini AMDK sebatas diproduksi dalam jenis botol. Belum merambah model kemasan lain. ‘’Produksi massal direncanakan dimulai bulan depan,’’ ujarnya sembari menyebut saat ini pemasaran AMDK produksi PDAM baru di lingkup pemerintahan.

Dia mengatakan, AMDK tersebut sudah mengantongi sertifikat BPOM dan halal. Pun, berpredikat standar nasional Indonesia (SNI) sehingga dipastikan memenuhi berbagai standar untuk dikonsumsi. ‘’Kami berharap nanti juga bisa dipasarkan ke luar daerah seperti Nganjuk dan Kediri. Karena saat ini sudah ada beberapa pendapatan dari pihak distributor,’’ bebernya.

Baca Juga :  Ancam Bawa ke Ranah Hukum Polemik Hasil Pilkades Gandul

Sumaryono menuturkan, pihaknya tahun ini menargetkan income (pendapatan) hasil produksi AMDK senilai Rp 1 miliar. Target tersebut diyakini bisa tercapai pada tahun pertama operasional. (den/c1/isd/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun ternyata belum bisa memproduksi massal air minum dalam kemasan (AMDK) kendati telah di¬-launching awal Desember lalu. ‘’Untuk saat ini kami fokus ke berbagai hal terkait produksi dan packaging,’’ kata Direktur PDAM Tirta Dharma Purabaya Sumaryono, Senin (10/1).

Sumaryono mengungkapkan, sejauh ini AMDK sebatas diproduksi dalam jenis botol. Belum merambah model kemasan lain. ‘’Produksi massal direncanakan dimulai bulan depan,’’ ujarnya sembari menyebut saat ini pemasaran AMDK produksi PDAM baru di lingkup pemerintahan.

Dia mengatakan, AMDK tersebut sudah mengantongi sertifikat BPOM dan halal. Pun, berpredikat standar nasional Indonesia (SNI) sehingga dipastikan memenuhi berbagai standar untuk dikonsumsi. ‘’Kami berharap nanti juga bisa dipasarkan ke luar daerah seperti Nganjuk dan Kediri. Karena saat ini sudah ada beberapa pendapatan dari pihak distributor,’’ bebernya.

Baca Juga :  Pilih Berhenti Sementara, Penjual Gorengan Nyentrik yang Videonya Viral

Sumaryono menuturkan, pihaknya tahun ini menargetkan income (pendapatan) hasil produksi AMDK senilai Rp 1 miliar. Target tersebut diyakini bisa tercapai pada tahun pertama operasional. (den/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/