alexametrics
24.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Pasar Besar Caruban Terlalu Sempit

MEJAYAN – Daya tampung Pasar Besar Caruban (PBC) yang masih sempit coba diperluas. Ruang kosong antara lantai satu dengan dua pasar tradisional di Kecamatan Mejayan itu diusulkan dibuat pelat lantai beton. Perluasan tersebut agar bisa menampung lebih banyak pengunjung dengan fokus memfasilitasi stan bermain anak-anak. ‘’Biar pengunjung bisa lebih betah,’’ kata Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto kemarin.

Bagian tengah lantai dua PBC adalah ruang terbuka penuh yang berpagar. Tepat di bawahnya adalah ruangan terbuka yang ditempati lapak pedagang. Aktivitas berjualan bisa dilihat dari seluruh sisi bangunan atas. Imbasnya, pembeli di lantai dua harus berkeliling ketika hendak mendatangi lapak di samping atau seberang jalan. Persoalannya, jalan lantai atas yang didominasi para pedagang pakaian itu sempit. Lebarnya tidak lebih dua meter. ’’Gambarannya nanti dibuat dak untuk memperluas ruang pasar,’’ ujarnya.

Hari Wur –sapaan Hari Wuryanto– menjelaskan, perluasan itu mengakomodasi masukan para pedagang dan pembeli. Mereka menginginkan akses lebih luas dan terbuka agar lebih nyaman. Di luar itu, pihaknya menginginkan ada tambahan wahana permainan. Sebab, kecenderungannya selama ini anak-anak tidak tertarik datang ke pasar tradisional. ’’Kalau ada mainan, anak kan bisa senang dan betah setiap kali diajak orangtuanya ke pasar besar,’’ ucapnya kepada Radar Caruban.

Baca Juga :  Disnakertrans Klaim Nihil Aduan Pembayaran UMK di Madiun

Wabup intens berkomunikasi dengan dinas perdagangan koperasi dan usaha mikro (disperdakop-UM) ihwal alokasi biaya untuk peningkatan PBC. Penggunaan dana alokasi khusus (DAK) pasar coba dilakukan seandainya APBD tidak memungkinkan. Sedangkan penerimaan rutin pemerintah pusat yang turun tahun ini telah diarahkan untuk merenovasi Pasar Mlilir dan Pasar Sayur Caruban. ’’Kami minta disperdakop-UM untuk mengusulkan untuk tahun depan,’’ kata Hari Wur.

Selain rencana perluasan lantai atas, jalan kompleks PBC bakal dibuat dua arah. Dari sebelumnya pengunjung harus berkeliling setelah melewati pintu gapura. Selain itu, PBC bakal beroperasi lebih dari 12 jam. Aktivitas jual beli hingga malam urung dilakukan karena kondisi pasar gelap. Sedikitnya 20 titik di jalur pasar bakal dipasang lampu penerang. ‘’Jual beli di pasar itu tidak hanya siang. Kami yakin pasar tidak kalah ramai kalau malam,’’ ujarnya. (cor/ota)

MEJAYAN – Daya tampung Pasar Besar Caruban (PBC) yang masih sempit coba diperluas. Ruang kosong antara lantai satu dengan dua pasar tradisional di Kecamatan Mejayan itu diusulkan dibuat pelat lantai beton. Perluasan tersebut agar bisa menampung lebih banyak pengunjung dengan fokus memfasilitasi stan bermain anak-anak. ‘’Biar pengunjung bisa lebih betah,’’ kata Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto kemarin.

Bagian tengah lantai dua PBC adalah ruang terbuka penuh yang berpagar. Tepat di bawahnya adalah ruangan terbuka yang ditempati lapak pedagang. Aktivitas berjualan bisa dilihat dari seluruh sisi bangunan atas. Imbasnya, pembeli di lantai dua harus berkeliling ketika hendak mendatangi lapak di samping atau seberang jalan. Persoalannya, jalan lantai atas yang didominasi para pedagang pakaian itu sempit. Lebarnya tidak lebih dua meter. ’’Gambarannya nanti dibuat dak untuk memperluas ruang pasar,’’ ujarnya.

Hari Wur –sapaan Hari Wuryanto– menjelaskan, perluasan itu mengakomodasi masukan para pedagang dan pembeli. Mereka menginginkan akses lebih luas dan terbuka agar lebih nyaman. Di luar itu, pihaknya menginginkan ada tambahan wahana permainan. Sebab, kecenderungannya selama ini anak-anak tidak tertarik datang ke pasar tradisional. ’’Kalau ada mainan, anak kan bisa senang dan betah setiap kali diajak orangtuanya ke pasar besar,’’ ucapnya kepada Radar Caruban.

Baca Juga :  Dilarang Kulak Pertalite di SPBU, Pengecer Menjerit

Wabup intens berkomunikasi dengan dinas perdagangan koperasi dan usaha mikro (disperdakop-UM) ihwal alokasi biaya untuk peningkatan PBC. Penggunaan dana alokasi khusus (DAK) pasar coba dilakukan seandainya APBD tidak memungkinkan. Sedangkan penerimaan rutin pemerintah pusat yang turun tahun ini telah diarahkan untuk merenovasi Pasar Mlilir dan Pasar Sayur Caruban. ’’Kami minta disperdakop-UM untuk mengusulkan untuk tahun depan,’’ kata Hari Wur.

Selain rencana perluasan lantai atas, jalan kompleks PBC bakal dibuat dua arah. Dari sebelumnya pengunjung harus berkeliling setelah melewati pintu gapura. Selain itu, PBC bakal beroperasi lebih dari 12 jam. Aktivitas jual beli hingga malam urung dilakukan karena kondisi pasar gelap. Sedikitnya 20 titik di jalur pasar bakal dipasang lampu penerang. ‘’Jual beli di pasar itu tidak hanya siang. Kami yakin pasar tidak kalah ramai kalau malam,’’ ujarnya. (cor/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/